BP Jamsostek Edukasi Nelayan di Wameo Baubau Penting Perlindungan Jaminan Sosial

  • Bagikan
Sosialisasi perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi nelayan di Tempat Pelelangan Ikan Wameo, Kota Baubau. (Foto: Ist)
Sosialisasi perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi nelayan di Tempat Pelelangan Ikan Wameo, Kota Baubau. (Foto: Ist)

SULTRAKINI.COM: BPJS Ketenagakerjaan atau yang kini disebut BP Jamsostek, bersama-sama dengan Pelabuhan Perikanan Samudera Kendari melaksanakan giat sosialisasi perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi nelayan di Tempat Pelelangan Ikan Wameo, Kota Baubau.

Kegiatan yang dilaksanakan pada 3 Februari 2022 ini dihadiri oleh BP Jamsostek Cabang Baubau, Pelabuhan Perikanan Samudera Kendari, Kepala Syahbandar Kota Baubau, Polair, Dinas Kelautan Perikanan dan 30 nelayan di wilayah setempat.

loker wartawan sultrakini

Kepala BP Jamsostek Baubau, Bobby Harun menjelaskan bahwa sudah terdapat sekitar 200 nelayan yang berada di Kota Baubau terdaftar ke dalam program jaminan sosial ketenagakerjaan BP Jamsostek. Di mana seluruh nelayan terdaftar ke dalam dua program yaitu jaminan kecelekaan kerja (JKK) dan jaminan kematian (JK).

“Sudah ada satu contoh, peserta dengan masa kepesertaan 1 bulan, hanya membayar iuran 16.800. Tapi kami telah bayarkan santunan kematiannya sebesar Rp42 juta,” ungkapnya, Kamis (3 Februari 2022).

Bobby Harun juga menjelaskan, di tahun 2022 ini, pihaknya akan bergerak lebih masif lagi dalam memberikan perlindungan bagi nelayan. Di mana metode yang digunakan dalam melakukan akuisisi tersebut adalah dengan bekerja sama dengan penyuluh perikanan dalam perlindungan koperasi yang bergerak di bidang perikanan.

Subkoordinator Kesyahbandaran Pelabuhan Perikanan Samudera Kendari, Eril Lesmana Ishak, mengatakan memiliki harapan yang sama yaitu agar setiap nelayan khususnya di Buton Raya dapat terdaftar ke dalam program BP Jamsostek ini.

Baca:   BP Jamsostek Beri Perlindungan kepada 1.200 Petugas Sensus Lanjutan 2022 di Sultra

“Kami terus mendorong agar nelayan bisa memiliki perlindungan diri terhadap resiko kerja yang mereka hadapi,” tutupnya.

Dihubungi di tempat terpisah, Kepala BP Jamsostek Cabang Kendari, Minarni Lukman mengungkapkan, harapannya agar setiap nelayan memiliki kesadaran diri akan pentingnya terlindungi program jaminan sosial ketenagakerjaan.

“Apapun profesi kita, resiko pasti akan selalu mengintai. Bisa di mana pun dan kapan pun resiko tersebut dapat terjadi. Untuk itu kita butuh Jaminan Sosial yang memiliki nilai lindung agar setiap peserta dapat bekerja dengan tenang tanpa memikirkan resiko yang ada. Untuk itu, negara hadir melalui BPJAMSOSTEK memberikan rasa aman bagi seluruh pekerja Indonesia,” ungkap wanita yang akrab disapa Min itu.

Laporan: Hasrul Tamrin

loker marketing sultrakini
  • Bagikan