BPBD Sultra Bersama Satgas Sosialisasi Penanganan Covid-19 di Bombana

  • Bagikan
Kepala BPBD Sultra, Muhammad Yusuf saat memberikan sambutan (Foto: La Niati/SULTRAKINI.COM)

SULTRAKINI.COM: BOMBANA – Satuan Tugas (Satgas) Covid -19 Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sultra gencar melakukan sosialisasi dan edukasi penanganan Covid -19 di Bumi Anoa. Salah satu daerah yang dikunjungi adalah Kabupaten Bombana.

Kepala BPBD Sultra, Muhammad Yusuf mengungkapkan, sosialisasi dan edukasi penanganan Covid -19 sudah menjadi program utama gugus tugas bersama BPBD Sultra selaku penanggung jawab teknis bencana non alam seperti yang terjadi saat ini.

“Kita berupaya bagaimana mengedukasi masyarakat agar mereka paham tentang bahaya virus corona,” usai kegiatan, Kamis (26/8/2021).

BPBD Sultra bersama Satgas menargetkan untuk turun langsung di daerah mensosialisasikan program ini di 17 kabupaten/kota se- Sultra.

“Target kami adalah di 17 kabupaten/kota dan kami sudah melakukan di enam daerah yakni Muna, Muna Barat, Buton Tengah, Konawe Utara, Bombana dan Konawe Selatan,” jelasnya.

Sosialisasi yang dilakukan yakni bahaya virus Covid-19, edukasi disiplin dalam melaksanakan protokol kesehatan, memotifasi masyarakat agar mau divaksin, serta mengedukasi masyarakat tentang dampak vaksin dan kebijakan PPKM.

“Empat hal tersebut menjadi konsep Gugus Tugas dan BPBD dalam melaksanakan sosialisasi dan edukasi karena banyak masyarakat yang memang mereka tidak mau sakit tetapi mereka tidak tau bagaimana pencegahannya, seperti menggunakan masker,” kata Muhammad Yusuf .

Baca:   Pemkot Kendari Mulai Bayarkan Tunggakan Insentif Nakes, Sisanya Menunggu Petunjuk Pemerintah Pusat

Muhammad Yusuf mengaku dalam melakukan sosialisasi dan edukasi di derah tidak mendapatkan kendala yang berat. Kalaupun terjadi kendala itu sangat kecil. Penyebabnya adalah banyaknya hoaks di masyarakat terkait vaksin.

“Kebanyakan yang saya liat adalah lansia dan anak-anak muda. Mereka mendapat informasih bahwa vaksin itu membahayakan, padahal vaksin ini bisa mengobati. Membuat imun kita menjadi kuat,” terangnya.

Begitupun dengan anak muda, mereka seharusnya menjadi garda terdepan untuk memutus mata rantai covid. Justru mereka juga yang menjadi korban dari informasih hoaks tadi.

“Dengan adanya sosialisasi dan edukasi ini diharapkan bisa mengubah mindset masyarakat,” pungkasnya.

Di tempat yang sama, Wakil Bupati Bombana, Johan Salim mengucapkan terima kasih kepada pihak BPBD yang telah berkunjung untuk melaksanakan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat Bombana tentang penanganan dan pencegahan covid-19.

Ia juga berharap agar pelaksanaan vaksin di Kabupaten Bombana berjalan dengan lancar, agar masyarakat terhindar dari penyebaran virus corona itu.

“Kita harus bergandengan tangan untuk memberantas covid-19 ini,” tutupnya.

Untuk diketahui, dalam kegiatan tersebut, BPBD juga menyerahkan bantuan sembako kepada masyarakat Bombana yang terdampak covid-19. (B)

Laporan: La Niati
Editor: Hasrul Tamrin

  • Bagikan