Bupati Muna Rotasi Pejabat, Kadis Pariwisata, BKPSDM dan Dikbud Berganti

  • Bagikan
Bupati Muna LM Rusman Emba saat melantik Ratusan pejabat, (Foto: LM Nur Alim/SULTRAKINI.COM)

SULTRAKINI.COM: MUNA – Bupati Muna LM Rusman Emba melakukan mutasi jabatan sejumlah pimpinan tinggi pratama, jabatan administrator, jabatan pengawas, jabatan UPTD satuan pendidikan formal, dan jabatan UPTD Puskesmas di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Muna, Senin (14 Maret 2022).

LM Rusman Emba bersama wakilnya Bachrun Labuta terhitung sebagai bupati dan wakil bupati sudah enam bulan 10 hari sejak dilantik oleh Gubernur Sultra. Bupati dua periode itu melakukan mutasi ratusan pejabat untuk bisa menerjemahkan visi dan misinya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Muna.

Pada pelantikan ini, delapan pejabat pimpinan tinggi pratama di mutasi, dua diantaranya menjadi staf ahli dan enam dirotasi menjadi kepala dinas di instansi lain melalui surat keputusan (SK) Bupati Muna LM Rusman Emba nomor 59 tahun 2022.

Adapun daftar pejabat pimpinan tinggi pratama lingkup Pemda Muna yang di rotasi adalah:

1. Drs Sumitata menjabat sebagai Staf Ahli Bidang Hukum, Politik dan Pemerintahan sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Pendapatan.

2. La Ode Ataludin, SP, MP menjabat sebagai Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan, Pemberdayaan Manusia sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A).

3. H. La Ode Ena, SH, MPd menjabat sebagai Kepala BKPSDM sebelumnya menjabat sebagai Asisten II.

Baca:   DPRD Konawe Sebagai Jembatan Investasi

4. Dahlan, SH, MM menjabat sebagai Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Kominfo.

5. Ashar Dulu SPd, MSi menjabat sebagai Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.

6. Amiruddin Ako SPd, MSi menjabat sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

7. Drs La Taha, SPd menjabat sebagai Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman.

8. Drs Sukarman Loke menjabat sebagai Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif sebelumnya menjabat sebagai Kepala BKPSDM.

Bupati Muna LM Rusman Emba mengatakan, perombakan struktur pemerintahan ini momentum yang sangat penting, melakukan mutasi setelah memenuhi persyaratan yang diatur dalam undang-undang Pilkada, enam bulan usai pelantikan periode kedua.

“Dalam regulasi, memang mengharuskan mutasi pejabat enam bulan setelah pelantikan. Semoga pejabat yang dilantik bisa menerjemahkan visi misi kami,” kata Rusman dalam sambutannya di Aula Galampano Kantolalo, Senin (14 Maret 2022).

Dirinya yakin terhadap pejabat yang dilantik bisa menerjemahkan visi misinya demi memajukan daerah dan kesejahteraan masyarakat Muna.

“Tentu kita ingin menjadikan kabupaten yang maju dan mandiri serta makmur, tentu dibutuhkan totalitas dan semangat yang besar dan kekompakan yang besar dalam kebersamaan,” ucapnya.

Baca:   Gubernur Sultra Rotasi 11 Staf Menjadi Sekretaris dan Kabid

Dia menyampaikan, bahwa mutasi kali ini, adalah refleksi dalam pencapaian target yang menjadi janji, kompetensi, kemauan yang pasti terukur, itulah bentuk pertanggungjawaban dalam kinerja selama ini.

“Hari ini harus menjadi refleksi, kadang hasrat dan semangat kita besar namun tidak seindah apa yang diucapkan. Mungkin mutasi dilakukan, untuk menghilangkan kejenuhan sehingga targetnya tidak maksimal atau membutuhkan suasana baru atau posisi yang dinginkan dulu belum tercapai sehingga hari ini bisa tercapai,” ungkapnya.

Ia menyatakan, mutasi jabatan bukan ajang mempermalukan, tapi menjalankan amanah masyarakat Muna supaya bisa menjadikan daerah bisa maju dan berkembang.

“Masing-masing kita, pasti memiliki kebihan- kelebihan, mutasi mesti dianggap sebagai sesuatu yang lazim, untuk melakukan penyegaran ditubuh birokrasi. Mudah-mudahan apa yang menjadi visi besar kita, bisa kita wujudkan,” terangnya.

Terkait jabatan yang masih kosong diisi oleh Plt, dirinya mengaku, bahwa akan dilakukan lelang dalam waktu dekat, prosesnya akan berjalan.

“Kita berharap, bulan ini juga sudah diproses, karena mekanisme menggantinya harus dengan proses lelang,” ujarnya. (B)

Laporan: LM Nur Alim
Editor: Hasrul Tamrin

  • Bagikan