Calon Kades, PNS Konawe Palsukan Tanda Tangan Sekda

  • Bagikan
Sekda Konawe, Ridwan Lamaroa

SULTRAKINI.COM: KONAWE – Ultimatum Bupati Konawe, Kery Saiful Konggoasa yang tidak mengizinkan PNS-nya ikut Pilkades, ternyata dianggap angin lalu oleh beberapa oknum pegawai. 

Parahnya, lantaran tak dapat izin, salah seorang oknum PNS nekat memalsukan tangan tangan Sekda Konawe, Ridwan Lamaroa, untuk bisa ikut kontestasi.

Seperti yang dilakukan, DM oknum PNS yang tercatat sebagai pamong praja Konawe di UPTD Kecamatan Latoma. Untuk memenuhi keinginannya maju dalam Pilkades 21 September lalu, ia diduga memalsukan salah satu dokumen syarat calon. Dokumen yang ia palsukan adalah surat izin yang ditandatangani Sekda Konawe.

Sementara itu, Ridwan saat dikonfirmasi SultraKini.com terkait izin PNS yang hendak ikut Pilkades mengaku, tidak pernah memberikam rekomendasi. Sehingga ia menduga jika dalam surat izin tersebut ada tanda tangannya, maka itu adalah palsu. “Saya tidak pernah memberikan rekomendasi bagi PNS. Sebab, masalah ini juga sudah ditekankan pak bupati,” jelasnya.

Mantan Kepala Dinas Pendidikan Nasional Konawe itu mengakui jika sebelumnya, ia telah menerima laporan terkait tanda tangannya yang dipalsukan. Bahkan kata dia, oknum yang memalsukan tanda tanggannya itu, telah meminta keluarganya untuk melakukan mediasi. 

“Katanya, ia meminta pihak keluarganya untuk melakukan mediasi dan membawa adat ke saya,” tandasnya.

Sebagaimana diketahui, Bupati Konawe, Kery Saiful Konggoasa sebelumnya telah mewanti-wanti para PNS-nya untuk tidak ikut Pilkades. Menurut Kery, ikut dalam kontestasi Pilkades bagi PNS sebenarnya sah-sah, akan tetapi ia secara khusus melakukan pelarangan dengan tidak akan memberikan surat izin atau rekomendasi.

  • Bagikan