Cari Tahu si Dia Perjaka atau Tidak Melalui 5 Petunjuk ini

  • Bagikan
Ilustrasi. (Foto: Julia Dwi Sadini/SULTRAKINI.COM)

SULTRAKINI.COM: Obrolan mengenai seks sangat sensitif untuk dibicarakan antar dua pasangan. Apalagi jika membahas soal keperjakaan atau keperawanan pasangannya. Namun, tahukah kamu ada beberapa cara untuk mengetahui pasanganmu perjaka atau tidak?

Ketika berada dalam suatu hubungan, pasti akan muncul pertanyaan dipikiran salah satunya “Apakah si dia masih perjaka?” apalagi jika hubungan yang akan serius ke jenjang pernikahan. Tentunya pertanyaan ini muncul, karena setiap orang pasti ingin jadi yang pertama untuk pasangannya.

Lantas bagaimana kita bisa tahu kalau pasangan kita masih perjaka. Bagi laki-laki hal ini menjadi mudah untuk mengetahui wanita yang masih perawan, apakah ketika berhubungan akan keluar darah akibat selaput dalam vagina robek.

Namun, apa kabar dengan wanita, bagaimana mereka bisa tahu bahwa pasangannya masih perjaka atau tidak. Berikut cara mengetahui laki-laki sudah tidak perjaka bisa dilihat dari perilaku maupun obrolannya, dilansir dari berbagai sumber:

  1. Cara melepaskan bra

Cara ini bisa wanita lakukan dengan memperhatikan bagaimana sang pria melepaskan bra, tanpa harus melihatnya atau mengetahui pasti bagian mana yang harus dilepas kaitannya.

Mereka yang sebelumnya sudah berpengalaman biasanya tidak bermasalah ketika melepaskan bra pasangannya, namun ini bukan menjadi acuan bahwa laki-laki tidak perjaka. Kepercayaan diri seseorang bisa menjadi penyebab dia mudah melepaskannya.

Baca:   Tips Mudik 2022 Biar Nyaman, Aman, dan Lancar

Bisa juga seseorang yang tidak perjaka masih merasa gugup ketika melakukan seks. Cara ini hanyalah sebuah mitos dan belum bisa menjadi bukti keperjakaan.

  1. Cara merespon pembicaraan seputar seks

Banyak orang percaya bahwa keperjakaan laki-laki bisa terlihat dari kemampuannya merespon obrolan terkait seks. Umumnya jika laki-laki tersebut masih perjaka, dia akan memilih diam.

Namun, jika dia sudah tidak perjaka kemungkinan besar akan berbanding terbalik ketika membicarakan seputar seks. Laki-laki akan terkesan lebih paham mengenai obrolan itu dan bisa jadi dia akan lebih mudah terangsang.

  1. Cara merespon kontak fisik

Umumnya pria yang masih perjaka akan lebih kaku dan cenderung kaget jika bersentuhan fisik dengan lawan jenisnya, misalnya ketika dicium atau dipeluk.

Sementara untuk laki-laki yang tidak perjaka, jika ada kontak fisik dari lawan jenis dia akan lebih meresponnya, karena kemungkinan dia sudah terbiasa melakukannya sehingga lebih berani merespon kondisi tersebut.

  1. Bentuk telinga

Ternyata bentuk telinga laki-laki bisa menjadi petunjuk bahwa dia perjaka atau tidak. Bagi pria perjaka mempunyai bentuk telinga tegak ke atas dan sama-sama lurus, dan ketika telinganya ditekan ke bawah, pada saat dilepas akan kembali ke bentuk semula.

Namun, untuk pria yang sudah tidak perjaka jika telinganya ditekan ke bawah, pada saat dilepas telinga tersebut tidak kembali ke atas.

Baca:   Jangan Takut Lelah, Ada Banyak Manfaat Jalan Kaki
  1. Leher belakang atau kuduk

Jika masih bingung dengan cara sebelumnya, mungkin bisa mencoba cara ini, yaitu dengan melihat dari leher belakang laki-laki, biasanya cara ini akan lebih mudah.

Kamu bisa coba menarik leher belakang atau diremas, jika terasa masih kencang itu menandakan dia masih perjaka. Namun sebaliknya, jika bagian belakang lehernya terasa agak kendor dan mengkerut, kemungkinan laki-laki tersebut sudah tidak perjaka.

Lalu bagaimana dengan wanita?

Untuk laki-laki, kamu perlu tahu beberapa cara yang dapat memperlihatkan bahwa wanita tersebut masih perawan atau tidak, namun ini belum tentu fakta bisa jadi itu mitos.

  1. Selaput dara (hymen) sobek

Banyak orang mengira, pada saat melakukan seks dan wanita tidak mengeluarkan darah dari vagina dikatakan sudah tidak perawan. Padahal, selaput dara tidak bisa menjadi tolak ukur keperawanan. Hymen adalah lapisan tipis dan lentur yang melindungi bukaan vagina dari dalam.

  1. Vagina berdarah

Mitos ini dimulai dari adanya gejala pada selaput dara yang sobek karena perdarahan pada area vagina, banyak orang percaya bahwa setiap wanita yang baru memulai seks harus mengalami perdarahan. Namun, tahukah kamu perdarahan tidak selalu karena selaput dara sobek, bisa saja karena selaput dara yang tipis.

Baca:   Teganya Aziz, Anak Tirinya Dijadikan Pelampiasan Nafsu Lalu Menghilang
  1. Gairah seksual wanita

Jika seorang wanita mengalami orgasme, vagina basah atau bergairah ketika pertama kali berhubungan seks, bukan berarti dia sudah pernah berhubungan seks sebelumnya. Secara kepercayaan tradisional ini bukan lah fakta, melainkan mitos. (C)

Laporan: Julia Dwi Sadini
Editor: Feni Sul Fianah

  • Bagikan