Cemilan Khas Buteng Kadampi Masuk Nominasi API Award 2021, Ayo Beri Dukungan

  • Bagikan
Cemilan khas Buton Tengah Kadampi masuk nominasi API Award 2021. (Foto: Ist)

SULTRAKINI.COM: BUTON TENGAH – Makanan tradisional Kabupaten Buton Tengah, Sulawesi Tenggara Kadampi masuk nominasi Anugerah Pesona Indonesia (API) Award 2021. Bahkan posisi sementara kini di peringkat empat se-Indonesia.

Voting-nya berakhir 30 Oktober. Setiap akhir bulan panitia mengeluarkan hasil sementara dan pada 30 September lalu untuk hasil sementaranya Kadampi itu peringkat ke-4,” jelas Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Buteng, Wujuddin, Rabu (6/10/2021).

Proses penilaian berlangsung sejak 1 Juli 2021 hingga 30 Oktober mendatang. Wujuddin berharap, olahan singkong parut ini bisa menduduki peringkat tiga besar pada ajang bergengsi tersebut, sehingga ia mengajak masyarakat ikut memberikan dukungan melalui youtube API, Instagram, maupun SMS.

Jika masyarakat ingin mendukung lewat youtube, bisa menonton dan meng-like video Kadampi dari berbagai video yang diunggah nominator di kanal youtube. Cara lainnya bisa dengan membuka IG anugerahpesonaindonesia atau melalui SMS dengan ketik API 1C dan kirim ke 99386.

“Yang lalu kan kita juara 3 untuk One Labunta. Kita sekarang ini untuk satu bulan terakhir berusaha kalau bisa peringkat ketiga juga,” tambahnya.

Kadampi merupakan cemilan khas Buteng dari bahan baku singkong. Pengolahannya, singgong yang diparut lalu diperas dan ampasnya itu yang diolah menjadi Kadampi. Biar lebih enak, cemilan ini ditambahkan dengan gula merah.

Baca:   Diskominfo: Masyarakat Buteng Harus Bijak Gunakan Medsos

Selain Kadampi, Pemda Buteng mengikutkan beberapa kategori pada API Award 2021. Dua di antaranya masuk dalam nominasi 10 terbaik.

Kadampi untuk kategori makanan tradisional, serta kategori wisata air, yaitu Maobu Cliff Jumping yang merupakan atraksi di wisata Gua Maobu, Desa Lalibo, Kecamatan Mawasangka Tengah.

Di tahun sebelumnya juga, destinasi Pasir Timbul Bone Labunta di Kabupaten Buteng juga menjadi juara ketiga di ajang API Award 2020. (C)

Laporan: Aisyah Welina
Editor: Sarini Ido

  • Bagikan