DAMRI Terapkan Syarat Perjalanan Terbaru

  • Bagikan

SULTRAKINI.COM: Djawatan Angkoetan Motor Repoeblik Indonesia (DAMRI) menerapkan syarat perjalanan terbaru. Penerapan syarat ini berdasarkan Surat Edaran 54 Tahun 2022.

Dilansir dari laman Kementerian BUMN, DAMRI mengeluarkan syarat terbaru bagi Pelaku Perjalanan Orang Dalam Negeri (PPDN). Saat ini pelanggan tidak perlu melakukan RT-PCR atau rapid test antigen. Cukup dengan menunjukkan sertifikat vaksin dosis kedua dan booster, anda bisa menggunakan jasa angkutan darat tersebut.

Pemerintah mengeluarkan syarat perjalanan terbaru melalui Surat Edaran Kementerian Perhubungan Nomor 54 Tahun 2022 tentang Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang Dalam Negeri dengan Transportasi Darat pada Masa Covid-19 dan Surat Edaran Satgas Covid-19 Nomor 18 Tahun 2022 tentang Ketentuan Perjalanan Orang Dalam Negeri pada Masa Pandemi Covid-19.

Plt Corporate Secretary DAMRI, Siti Inda Suri menyambut baik putusan syarat perjalanan melalui transportasi darat tersebut. Dia berharap hal itu mampu meningkatkan kembali semangat masyarakat dalam menggunakan transportasi darat.

“Tentunya dengan harapan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia,” ujarnya di Jakarta, Senin (23 Mei 2022).

Berlakunya SE tersebut, menyebabkan ada beberapa persyaratan perjalanan yang harus dipatuhi oleh seluruh PPDN dengan transportasi darat pada masa pandemi Covid-19, di antaranya:

  1. Wajib mengunduh dan menggunakan aplikasi PeduliLindungi setiap melakukan perjalanan dalam negeri, bagi pelanggan DAMRI yang tidak memiliki smartphone pendukung aplikasi PeduliLindungi, bisa menunjukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK);
  2. Pelanggan yang mendapatkan vaksin dosis kedua atau ketiga (booster) tidak diwajibkan untuk menunjukkan hasil negatif tes RT-PCR atau rapid test antigen;
  3. Pelanggan yang mendapatkan vaksinasi dosis pertama wajib menunjukkan hasil negatif rapid test antigen yang sampelnya diambil dalam kurun waktu 1×24 jam atau hasil negatif tes RT-PCR yang sampelnya diambil dalam kurun waktu 3×24 jam sebelum keberangkatan sebagai syarat perjalanan.
Baca:   Harga Apartemen di Bekasi Cenderung Stabil, Ini Pilihannya

Pelanggan dengan usia di bawah 6 tahun dikecualikan terhadap syarat vaksinasi dan tidak wajib menunjukkan hasil negatif RT-PCR atau rapid test antigen, namun wajib melakukan perjalanan dengan pendamping perjalanan yang memenuhi ketentuan vaksinasi dan pemeriksaan Covid-19.

Namun, bagi pelanggan dengan kondisi kesehatan khusus atau penyakit komorbid yang menyebabkan tidak dapat menerima vaksinasi, wajib menunjukkan hasil negatif rapid test antigen maksimal 1×24 jam atau hasil negatif tes RT-PCR maksimal 3×24 jam sebelum keberangkatan, serta wajib melampirkan surat keterangan dokter dari Rumah Sakit Pemerintah yang menyatakan yang bersangkutan belum dan/atau tidak dapat mengikuti vaksinasi Covid-19.

“Terbitnya peraturan terbaru pemerintah membuat DAMRI mengantisipasi tingginya lalu lintas perjalanan darat yang akan terjadi. Salah satunya berkoordinasi bersama seluruh stakeholder pemerintah maupun swasta, sehingga keberangkatan perjalanan bersama DAMRI berjalan aman dan lancar,” sambung Siti Inda Suri.

Terkait pernyataan Presiden RI Joko Widodo pada 17 Mei lalu mengenai pelonggaran penggunaan masker di ruang terbuka, DAMRI mengimbau kepada pelanggan agar tetap menggunakan masker di ruang tertutup dan keramaian.

Selain itu mematuhi protokol kesehatan agar terjaganya keamanan, kenyamanan, serta keselamatan para pelanggan DAMRI dalam menggunakan moda transportasi darat. (C)

Laporan: Elsa Claudia
Editor: Sarini Ido

  • Bagikan