Dandim 1412 Kolaka Penuhi Permintaan Warga, Selipkan Program Budidaya Ikan Air Tawar dalam TMMD Koltim

  • Bagikan
Ilustrasi budidaya ikan air tawar dengan sistem bioflok. (Foto: Detik.com)

SULTRAKINI.COM: Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-111 di Kecamatan Aere, Kabupaten Kolaka Timur, Sulawesi Tenggara telah dipersiapkan program fisik dan nonfisik untuk direalisasikan di lingkungan masyarakat setempat. Meski demikian, terdapat satu program akan diwujudkan Dandim 1412 Kolaka, Letkol Inf Risa WP.Setyawan untuk masyarakat.

Meski tidak masuk dalam item pokok program fisik TMMD, Dandim 1412 Kolaka berencana membuat budidaya ikan air tawar dengan sistem bioflok. Proyek percontohan ini bakal dibuat di Desa Pekorea, Kecamatan Aere.

“Ini adalah permintaan dari masyarakat sekitar, permintaan masyarakat yang suka makan ikan namun Kabupaten Kolaka Timur merupakan kabupaten yang tidak punya laut, sehingga mereka mendukung sekali bagaimana budidaya ikan sistem bioflok,” jelasnya, Kamis (17/6/2021).

Dilansir dari litbang Kementerian Pertanian, budidaya ikan sistem bioflok merupakan teknik budidaya melalui rekayasa lingkungan yang mengandalkan pasokan oksigen dan pemanfaatan mikroorganisme sebagai makanan alami ikan.

Sistem bioflok populer digunakan peternak ikan karena produksivitas panennya lebih tinggi dibandingkan sistem konvensional. Di berbagai daerah, sistem ini terbukti efisien, bahkan meningkatkan produktivitas lebih dari tiga kali lipat.

Dandim 1412 Kolaka, Letkol Inf Risa WP.SetyawanTMMD ke-111 Masuk Koltim, Seperti Ini Beruntungnya Warga Kecamatan Aere

Sistem bioflok di Desa Pekorea nantinya akan membudidayakan jenis ikan nila dan mujair.

“Sebenarnya diluar program, saya tambahkan budidaya ikan air tawar. Nanti dibuat di tanahnya kepala desa karena pilot project harus ada yang awasi,” ucapnya.

Baca:   Kolaka Diguncang Gempa Bermagnitudo 3,1, Terasa Hingga Koltim

Selain budidaya ikan air tawar tersebut, Di Desa Pekorea terdapat satu item pokok program fisik TMMD sedang dikerjakan, yaitu pembuatan embung di aliran Sungai Pekorea untuk dimanfaatkan warga dalam mengairi lahan pertanian dan perkebunan di tiga desa.

(Baca: TMMD ke-111 Masuk Koltim, Seperti Ini Beruntungnya Warga Kecamatan Aere)

Laporan: Sarini Ido
Editor: Hasrul Tamrin

  • Bagikan