Dandim 1416 Muna "Marahi" Staf dan Honorer Diknas Butur

  • Bagikan
Dandim 1416 Muna, Letkol Arh. Hendra Gunawan foto bersama dengan para siswa usai sosialisasi bela negara di aula Bappeda, Rabu (19/10).Foto: Harto Nuari/SULTRAKINI.COM

SULTRAKINI.COM: BUTUR – Dandim 1416 Muna, Letkon Arh. Hendra Gunawan SE,MM “Marah” dengan sikap sejumlah staf dan honorer Dinas Pendidikan Buton Utara (Butur).

Pasalnya, mereka serentak meninggalkan ruangan, disaat Dandim sedang membawakan materi Bela Negara di aula Bappeda, Rabu (19/10/2016).

Akibat ulah para staf Disdik tersebut, Sosialisasi Bela Negara sempat berhenti. Kemudian Hendra Gunawan menuju pintu depan Aula Bappeda. Ia menyaksikan langsung para staf Disdik Butur itu berjalan ke kantornya yang berjarak kurang lebih 80 meter.

Seorang staf Kesbangpol yang prihatin dengan kondisi ini, lantas memanggil sejumlah staf itu dengan melambai-lambaikan tangan, agar mereka segera kembali. Sayang, upayanya tak digubris.

“Bapak kepala dinas, kalau tidak bisa mengatur, bilang. Baru tingkat kabupaten saja sudah salah,” tegas Hendra Gunawan.

Ia melanjutkan, bagaimana mau mengorbankan materi, jiwa dan raganya untuk bangsa, kalau waktunya saja tak mau dikorbankan. “Harusnya mereka memberikan contoh yang baik dihadapan para siswa, tapi justru mereka yang berbuat,” centilnya.

“Saya minta maaf Pak Kadis Pendidikan, Pak Kesbang, acara saya tidak lanjutkan. Saya tidak dihargai disini,” tambahnya.

Pun Hendra Gunawan tak mau melanjutkan acara tersebut, tapi demi ratusan siswa yang membutuhkan pengetahuan Bela Negara, maka pria berpangkat Letkol ini pun kembali membawakan materi.

Baca:   HAB ke-72, Untuk Muna Lebih Damai dan Sejahtera

Terkait insiden tersebut, Hendra Gunawan meminta awak media agar tidak dipolitisir. Sebab itu bagian dari dinamika. “Jangan dipolitisir lagi. Itu cuma dinamika,” tuntasnya.

  • Bagikan