Danlanud Jaring Bibit Penembak Senapan Angin Lewat Open Tournamen 

  • Bagikan
Danlanud Haluoleo, Ketua Perbakin dan Ketua KONI Sultra menunjukkan hasil penembakan uji coba pembukaan lomba (Foto: Hasrul Tamrin/SULTRAKINI.COM)
Danlanud Haluoleo, Ketua Perbakin dan Ketua KONI Sultra menunjukkan hasil penembakan uji coba pembukaan lomba (Foto: Hasrul Tamrin/SULTRAKINI.COM)

SULTRAKINI.COM: KENDARI – Danlanud Cup I Open Tournamen Penembak Senapan Angin resmi bergulir yang dibuka dengan resmi oleh Ketua Persatuan Penembak Indonesia (Perbakin) yang juga Kapolda Sulawesi Tenggara, Irjen Pol Yang Sultra, di Lapangan Tembak Danlanud Haluoleo, Sabtu (6/3/2021).

Open tournamen bertujuan untuk menjaring bibit-bibit olahraga penembak senapan angin. Dijadwalkan berlangsung selama dua hari sejak Sabtu hingga Minggu (6-7 Maret 2021) yang diikuti sebanyak 150 penembak.

Pada pembukaan acara Danlanud Cup I turut dihadiri oleh Gubernur Sulawesi Tenggara, Ali Mazi, Ketua KONI Sultra, Agista Ariyani Ali Mazi, Ketua Perbakin Sultra yang juga Kapolda Sultra sekaligus membuka secara resmi, Kepala OJK Sultra, dan beberapa perwakilan maskapai penerbangan di Bandara Haluoleo.

Danlanud Haluoleo, Kolonel Pnb Muzafar, mengatakan open tournamen ini diselenggarakan untuk mencari bibit-bibit penembak senapan angin di Sultra sekaligus sebagai wadah untuk bertemu dan bersilaturahmi antara komunitas penembak.

“Jadi kegiatan ini kami selenggarakan semata-mata untuk silaturahmi tapi berprestasi, karena tidak menutup kemungkinan yang juara disini bisa kita utus dilomba yang lebih tinggi lagi jenjangnya,” ungkap Muzafar, usai pembukaan tournamen.

Kolonel Pnb Muzafar juga menyampaikan, bahwa senjata yang digunakan dalam kejuaraan ini adalah jenis PCP Senapan Angin dengan kaliber 4,5 mili meter sesuai standar nasional penggunaan senapan dalam lomba.

Baca:   Ilmu Komunikasi UHO Terakreditasi A, Langkah Awal Komitmen Dekan La Tarifu

Kata dia, meski Danlanud Cup I ini baru pertama kali diselenggarakan di Lanud namun besar harapannya kegiatan ini bisa menjadi agenda rutin di Sultra untuk kemajuan olahraga karena dengan semakin banyak latihan dan semakin banyak kejuaraan maka akan semakin banyak lahir bibit-bibit penembak.

“Tadi juga sudah disampaikan secara resmi oleh Pak Kapolda bahwa ini mudah-mudahan bisa jadi agenda rutin, baik nanti yang selenggarakan Polda, Korem, KONI ataupun lembaga lainnya,” tutur pria lulusan Akademi Angkatan Udara (AAU) itu.

Dia juga menyampaikan bahwa dalam kejuaraan ini mengutamakan keamanan (safety). Para peserta juga bukan hanya dari Kota Kendari saja tapi juga hadir perwakilan dari daerah lain seperti Baubau, Konawe, dan Kolaka.

“Sementara ini pesertanya sebanyak 150 orang, awalnya kita rencanakan sebanyak-banyak sampai 200-an tapi karena kita liat kondisi sekarang ini masih pandemi maka kita batasi, meski sebenarnya ini tidak masalah karena dilakukan ditempat terbuka,” ujarnya.

Muzafar berpesan kepada seluruh peserta bisa mengikuti seluruh kompetisi ini dengan baik dan sportif, menjunjung tinggi kebersamaan dalam tim.

Sementara itu, dalam kejuaraan ini panitia telah membagi kelas penembak dalam tiga kelas yakni kelas BR Multi Range jarak 31, 41, 51 dan 61 meter, kelas Banchreat jarak 41 meter, dan kelas BR HV jarak 25 meter WRABF.

Baca:   Sore Ini, Bakal Diumumkan Seleksi Berkas CPNS Kendari

Para jawara dalam kejuaraan Danlanud Cup I akan mendapatkan piagam penghargaan dan uang pembinaan total keseluruhan Rp5 juta rupiah.

“Kita ada tiga juara, yakni I, I, dan III. Hadiahnya berupa piagam dan uang pembinaan, masing-masing Rp 2 juta, 1,5 juta dan 1 juta,” kata Mayor Lek Paulus Rushardian Bruri Armandanto, Ketua Panitia Danlanud Cup I.

Selain menyediakan hadiah utama, panitia juga dalam lomba ini menyiapkan berbagai hadiah menarik doorprize seperti kulkas, TV, dan beberapa hadiah menarik lainnya.

Selama penyelenggara kegiatan, panitia telah mewanti-wanti kepada seluruh peserta agar tetap mematuhi protokol kesehatan utamanya memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan ditempat yang sudah disediakan di lokasi lomba.

Laporan: Hasrul Tamrin

  • Bagikan