Danrem 143 HO Tinjau Hasil Kerja TMMD ke-111: Bendungannya Bisa Dikembangkan Jadi Wisata

  • Bagikan
Dandrem 143 HO, Brigadir Jenderal TNI Jannie Aldrin Siahaan mengecek hasil kerja TMMD ke-111 di Kecamatan Aere, Kabupaten Koltim, Sultra. (Foto: Dok. Kodim 1412 Kolaka)

SULTRAKINI.COM: Komandan Korem 143 Haluoleo, Brigadir Jenderal TNI Jannie Aldrin Siahaan meninjau hasil program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-111 di Kecamatan Aere, Kabupaten Kolaka Timur, Sulawesi Tenggara. Ia juga kagum dengan hasil kerja Kodim 1412 Kolaka di lokasi sasaran bagian selatan Kabupaten Koltim tersebut.

Semua program fisik TMMD ke-111 di Kecamatan Aere ditinjau Danrem di dampingi Bupati Koltim Andi Merya Nur, Pj Sekda Koltim Andi Muh. Iqbal Tongasa, Dansatgas TMMD Letkol Inf. Risa Wahyu Pudji Setyawan, para Pama, Pamen Angkatan Darat, dan jajaran Pemerintah Desa Pekorea.

Program fisik sukses direalisasikan TMMD, berupa pembangunan bendungan mini di Desa Pekorea, pembangunan gereja di Desa Rubia, dan renovasi masjid di Desa Aere. Sejumlah program tambahan juga dituntaskan, salah satunya pengadaan budidaya ikan air tawar sistem bioflok di Desa Pekorea.

“Harapan kami Bendungan Kartika ini dapat dikembangkan lagi sebagai objek wisata karena ini menjadi aset yang memberikan manfaat luas kepada masyarakat sekitar,” ucap Danrem, Senin (19/7/2021).

(Baca juga: Warga Pekorea Puji Bendungan Mini Karya TMMD Kodim 1412 Kolaka, Bakal Dikembangkan Jadi Wisata Baru)

(Baca juga: TMMD ke-111 Ditutup, Bupati Koltim Puji Banyak Program Tambahannya)

Tentara lulusan Akmil 1991 ini juga tertarik dengan budidaya ikan air tawar sistem bioflok di Desa Pekorea. Dikatakannya, sistem kultur terkendali tersebut membuat tingkat keberhadilan dan efektivitasnya jauh lebih bagus dibandingkan sistem budidaya ikan air tawar lainnya.

Baca:   Pemkab Buteng Kebagian lagi 100 Paket Sembako dari Pemprov

“Ini (budidaya ikan sistem bioflok) bagus dikembangkan lebih luas, tingkat keberhasilannya lebih besar,” terangnya.

Dua sasaran lainnya dikunjungi Danrem adalah pembangunan gereja dan masjid. Program fisik ini juga diapresiasinya karena layak dan nyaman digunakan untuk beribadah.

TMMD ke-111 di Kecamatan Aere sebelumnya ditutup pada 14 Juli 2021. Selama kegiatannya, total tiga sasaran fisik dan sepuluh sasaan nonfisik dituntaskan, termasuk tambahan program fisik lainnya.

(Baca juga: Manunggal TNI Wujudkan Asa di Pelosok Selatan Koltim, Ratusan Hektare Tanah Langsung Berubah Produktif)

Laporan: Sarini Ido
Editor: Hasrul Tamrin

  • Bagikan