DD Tahap II Cair di Konawe, Dua Item Ini Jadi Prioritas

  • Bagikan
Pengelokasian DD tahap II Pemerintah Desa Tirawuta, Kecamatan Pondidaha dalam pembangunan jalan usaha tani. (Foto: Ist)

SULTRAKINI.COM: KONAWE – Dana desa tahap II di Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara mulai dicairkan. Dana transfer pusat tahap kedua tersebut diproritaskan akan diprioritaskan untuk dua item kegiatan.

Alokasi DD tahap II di wilayah Konawe akan diarahkan pada kegiatan Padat Karya Tunai Desa (PKTD) guna meningkatkan pendapatan masyarakat, utamanya masyarakat miskin dan pengangguran serta digunakan untuk Bantuan Langsung Tunai.

Khusus BLT, penyaluran sejak Juni sampai Agustus 2021.

“Sekitar 90 persen dana desa tahap kedua itu dicairkan, sisanya masih tahap pengajuan. Anggaran itu kita prioritaskan sesuai dalam anggaran pendapatan dan belanja desa (APBDesa),” jelas Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa Konawe, Keni Yuga Permana pada Sultrakini.com, Rabu (18/8/2021).

Ditambahkan Keni Yuga Permana, besaran DD tahap II sama dengan tahap pertama. Sebanyak 40 persen dan jumlah kisaran itu beragam dari Rp 200 juta dan Rp 300 juta tergantung penggunaan dana desa tersebut.

“Untuk dana desa 2021 di Konawe sendiri sekitar Rp 223 miliar dan itu dicairkan dalam tiga tahap setahun sesuai ketentuan,” ucapnya.

ibu alimazi

Adanya pencairan tersebut, pihak pemerintah desa diharapkan segera menyalurkan BLT sesuai bulannya dan melaporkan realisasinya ke BPMD Konawe.

“Sehingga dana desa ini dapat meningkatkan atau menjaga daya beli masyarakat di masa pendemi saat ini, serta diberikan edukasi tentang pencegahan dan penanganan Covid-19,” tambahnya.

Baca:   Bendungan Mini Program TMMD di Koltim Diresmikan, Camat: Ini Impian Warga yang Terwujud

Kepala Desa Tirawuta, Kecamatan Pondidaha, Kabupaten Konawe, Nasrudin menerangkan pihaknya sedang mengelola DD tahap II itu dengan membangun jalan usaha tani, membuat empang gali, dan menyalurkan BLT.

Jalan usaha tani dibangun sepanjang 1.300 meter dengan melibatkan 35 orang warga dan satu unit exkavator, termasuk pembenahan melalui program PKTD.

“Membuat empang gali ukuran 10×15 sebanyak 23 buah dan akan dikelola oleh para warga,” sambung Nasrudin.

BLT juga disalurkan pada sepuluh KPM lansia, janda dan petani kurang mampu. (B)

Laporan: Andi Nur Aris.S
Editor: Sarini Ido

  • Bagikan