Diduga Epilepsinya Kambuh, Warga Nihi di Mubar Ditemukan Meninggal di Sungai

  • Bagikan
Korban JF ditemukan di Sungai Soga, Mubar. (Foto: Ist)

SULTRAKINI.COM: MUNA BARAT – Diduga penyakit epilepsinya kambuh, warga Desa Nihi, Kecamatan Sawerigadi, Kabupaten Muna Barat (Mubar), Sulawesi Tenggara ditemukan meninggal di sungai desa setempat, Kamis (27 Januari 2022). Sebelumnya korban, JF hilang selama 24 jam.

JF awalnya pamit ke sang istri untuk membabat rumput di lahan pertaniannya sekitar 500 meter jaraknya dengan rumah pada Rabu (26/1) kemarin, sekitar pukul 05.30 Wita. Namun hingga malam tiba, suaminya tidak kunjung pulang.

Sang istri, MN menceritakan, sebelum mengetahui suaminya hilang, dirinya sempat menyusul ke kebun lantaran keluarganya datang menanyai korban yang sudah membuat janji untuk kerja bangunan di tetangga rumah. Setibanya di lokasi, JF tidak terlihat, hanya puntung rokok di atas tumpukkan kayu jati serta pakaiannya ditemukan istri.

MN pun lanjut mencari suaminya itu hingga tujuh kali menyusuri sungai dekat kebun, sebab biasanya korban sering memancing setelah berkebun. MN kembali tidak menemukan suaminya, namun parang korban ditemukan di atas tanggul sungai.

“Dia izin untuk pergi di kebun membabat rumput, tapi hingga malam tidak pulang juga,” ucap MN.

Pencarian saat itu sempat dilakukan hingga pukul 23.00 Wita namun hasilnya nihil. Pencarian korbanpun berlanjut pada Kamis (27/1) dibantu Kepala Desa Nihi Samsul serta warga setempat. Pencarian korban dilakukan dengan menyusui sepanjang hulu Sungai Soga.

Baca:   PGRI Mubar Protes Batasan Umur di Seleksi CPNS

Kerja sama warga ini membawakan hasil, korban JF ditemukan sekitar pukul 09.00 Wita di dalam sungai dan tertanam lumpur.

“Korban tidak bernyawa setelah dilakukan pencarian selama 24 jam,” terang Kades Nihi.

Dikatakan Samsul, JF mengidap epilepsi atau ayan. Korban diduga sedang memancing dan penyakitnya itu kambuh hingga korban terjatuh ke sungai.

“Korban ini mengalami penyakit epilepsi, seperti kejadian lalu korban sempat jatuh dari pohon Enau sampai sekarat, belum lama sembuh, sekarang terjadi hingga kehilangan nyawanya. Semoga keluarganya diberi ketabahan dan mengikhlaskanya,” tambahnya. (C)

Laporan: Hasan Jufri
Editor: Sarini Ido

  • Bagikan