Dijadikan Tersangka, HS Mengaku Bunuh Satu Keluarga di Bekasi Pakai Linggis

  • Bagikan
Dijadikan Tersangka, HS Mengaku Bunuh Satu Keluarga di Bekasi Pakai Linggis (foto: Detiknews)
Dijadikan Tersangka, HS Mengaku Bunuh Satu Keluarga di Bekasi Pakai Linggis (foto: Detiknews)

SULTRAKINI.COM: HS atau Haris Simamora dijadikan tersangka atas kasus pembunuhan satu keluarga di Bekasi, Jawa Barat. Polisi menangkap HS di kaki Gunung Guntur, Jawa Barat pada Rabu (14/11/2018) sekitar pukul 22.00 WIB.

“Iya (HS ditetapkan sebagai tersangka),” terang Kepala Bidang Humas Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono, Jumat (16/11/2018).

Kecurigaan polisi terhadap HS ketika mobil Nisaan X-Trail berwarna silver bernomor polisi B 1075 UOG yang biasa terparkir di depan rumah korban hilang. Mobil kemudian ditemukan di garasi indekos HS di kawasan Cikarang, Jawa Barat yang belakangan diketahui dibawa oleh HS. Hasil penggeledahan dalam mobil, polisi menemukan dua polsel korban yang terdapat bercak darah. Tak hanya ponsel, bercak darah juga nampak di gagang pintu sebelah kanan, karpet di bawah supir, pedal gas hingga seatbelt.

Sedangkan pemeriksaan dalam tas HS yang hendak dibawanya mendaki, polisi menemukan sebuah ponsel, uang Rp4 juta, dan kunci mobil Nisaan X-Trail yang terparkir di kosnya.

Kamar kos HS tak luput dari penggeledahan. Polisi juga mengamankan celana panjang warna hitam milik HS yang memiliki bercak darah.

Jari telunjuk HS juga diketahui luka dan sempat mendapat perawatan medis di klinik terdekat dengan kosnya.

Baca:   Warga Bantul Tumpah Ruah Rayakan Bulan Pak Harto

Klik gambar diatas untuk melihat jadwal tes

HS diduga membunuh satu keluarga, terdiri dari Diperum Nainggolan (38) bersama istrinya Maya Boro Ambarita (37) ditemukan tewas di ruang televisi, sementara anaknya Sarah Boru Nainggolan (9) dan Arya Nainggolan (7) ditemukan tewas di kamar tidur mereka rumahnya di Jalan Bojong Nangka II, Kelurahan Jati Rahayu, Kecamatan Pondok Melati, Kota Bekasi pada Selasa (13 November 2018). Antara HS dan korban ternyata masih ada hubungan keluarga.

Kombes Argo menerangkan, HS mengaku menggunakan linggis saat menghabisi nyawa korban. Barang bukti yang dibuang di Kalimalang itu sedang dicari polisi.

“Itu linggis menurut pengakuan tersangka,” jelasnya.

Sedangkan motif pembunuhan korban terus didalami pihaknya. Interogasi sementara, pembunuhan dilatarbelakangi dendam lantaran HS sering dimarahi oleh korban (Diperum Nainggolan).

Berbagai Sumber

Laporan: Yuti Sandra J

  • Bagikan