Dinas ESDM Sultra: 50-70 Persen Perusahaan Tambang di Sultra Bantu Tangani Covid-19

  • Bagikan
Gubernur Sultra Ali Mazi meninjau pengumpulan bantuan dari pengusaha pertambangan di Kantor Dinas ESDM Sultra. (Foto: Hasrul Tamrin/SULTRAKINI.COM)

SULTRAKINI.COM: KENDARI – Bantuan penanganan Covid-19 di Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) terus berdatangan dari pemilik izin usaha pertambangan.

Bantuan berupa kebutuhan sembilan bahan pokok, dana, alat pelindung diri (APD) untuk tenaga medis, tertumpuk rapi di Aula Dinas ESDM Sultra, sembari menunggu waktu penyalurannya ke kabupatan/kota terdampak Covid-19.

Gubernur Sultra, Ali Mazi, mengatakan bantuan dari pemilik IUP di Sultra akan segera disalurkan ke tingkat kabupaten/kota. Pendistribusian itu bekerja sama dengan TNI-Polri.

“Jadi Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Sultra akan selalu berkoordinasi dengan pihak TNI Polri,” kata Ali Mazi, Sabtu (26/4/2020).

Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Sultra ini juga berupaya agar tim selalu menyadari tanggung jawab dalam memutus penyebaran Covid-19, serta selalu ada di tengah-tengah masyarakat untuk melakukan pelayanan pencegahan dan penanganan terhadap mereka yang terdampak bencana.

“Pemerintah serius dalam menanganinya. Kita ada aparatnya TNI-Polri, Insya Allah bisa terselesaikan semua ini. Kita harus menyadari ini adalah tanggung jawab kita bersama,” ucapnya.

Ditambahkan Kabid ESDM Dinas ESDM Sultra, Yusmin, bantuan yang masuk dari perusahaan tambang sekitar Rp 300 juta dalam bentuk dana.

“Sudah ada puluhan IUP yang memberikan sumbangan, belum semua tapi kita tunggu sampai Senin-Selasa. Surat kita itu sudah empat hari yang lalu dan banyak yang konfirmasi Senin akan menyusul,” terang Yusmin.

Baca:   Wali Kota Kendari Usulkan Rusunawa Bungkutoko Tempat Penanganan Covid-19

Jika merujuk pada Rencana Kerja dan Anggaran Belanja (RKAB), kata Yusmin, ada sekitar 50 sampai 70 persen pemilik IUP berpartisipasi dalam pemberian sumbangan penanganan Covid-19.

“Ini akan terus kita pantau dan datanya sudah diberikan ke ketua Satgas. Kita tetap mengajurkan agar mereka peduli karena surat yang kita berikan resmi surat gubernur bukan ESDM,” tambahnya.

Laporan: Hasrul Tamrin
Editor: Sarini Ido

  • Bagikan