Dinkes Wakatobi Gelar Sosialisasi Pencegahan Gizi Buruk

  • Bagikan
Suasana saat sosialisasi pencegahan gizi buruk. (Foto: Amran Mustar Ode/SULTRAKINI.COM)
Suasana saat sosialisasi pencegahan gizi buruk. (Foto: Amran Mustar Ode/SULTRAKINI.COM)

SULTRAKINI.COM: WAKATOBIDinas Kesehatan Wakatobi menggelar sosialisasi pencegahan dan penanganan stunting (balita pendek), kurang gizi dan gizi buruk kepada 70 keluarga yang memiliki balita dan ibu hamil di Desa Komala, Kecamatan Wangi-wangi, Kamis (18/10/2018).

Dalam sosialisasi tersebut juga, sejumlah balita dan ibu hamil mendapatkan pemberian makanan tambahan (PMT).

Kepala Dinas Kesehatan Wakatobi, Muliaddin, mengatakan untuk penanganan kasus kurang gizi maupun gizi buruk ini harus terintegrasi dengan beberapa sektor misalnya Dinas Ketahanan Pangan dan Dinas Pertanian karena masalah kurang gizi ini sebenarnya harus multisektor.

“Penanganan secara spesifik khususnya kesehatan itu oleh kami dengan memberikan pemahaman penyuluhan agar ibu hamil itu selalu memeriksakan kehamilannya minimal empat kali selama hamil,” Katanya

Ia pun berharap, keluarga yang punya balita agar setiap bulan dibawa ke Posyandu, agar dapat dipantau oleh petugas kesehatan pertumbuhannya.

“Misalnya berat badan balita bulan ini hanya dua kilo, bulan berikutnya tetap hanya dua kilo, berarti ada gangguan kesehatan sehingga nanti petugas kesehatan bisa melakukan tindakan, apakah balita tersebut diberikan makanan tambahan atau apa,” ujarnya

Tahun 2018 kasus gizi buruk yang ditangani oleh RSUD Wakatobi mencapai sembilang orang yaitu pada Februari sebanyak satu kasus, April dan Juni masing-masing satu kasus, Juli dua kasus, Agustus satu kasus, September dua kasus, dan Oktober satu kasus.

Baca:   Plt Kades Waelumu Terancam Dipolisikan

Laporan: Amran Mustar Ode
Editor: Habiruddin Daeng

  • Bagikan