Dinsos Diharapkan Tuntaskan Masalah Anak Jalanan, Walikota: Keluhan Ini Selalu Masuk Terus

  • Bagikan
Walikota Kendari Sulkarnain Kadir ( Foto: Riswan/SULTRAKINI.COM) 
Walikota Kendari Sulkarnain Kadir ( Foto: Riswan/SULTRAKINI.COM) 

SULTRAKINI.COM: KENDARIWali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir meminta Dinas Sosial setempat serius menangani anak jalanan yang kerap berkeliaran hampir disemua ruas jalan atau perempatan traffic light.

Pasalnya, selain karena keberadaan mereka dengan meminta-minta juga sangat membahayakan keselamatan mereka dan penggunaan kendaraan di jalanan.

Walikota Kendari, Sulkarnain, saat menghadiri Koordinasi Sistem Layanan Rujukan Terpadu (SLRT) dan Pusat Kesejahteraan Sosial (Puskesos) menekankan kepihak Dinsos agar memprioritaskan penanganan anak jalanan yang kerap mengganggu para pengguna jalan dan membahayakan nyawa anak itu sendiri.

“Ada satu hal yang saya prioritaskan kepada Pak Kadis yang masih masuk terus ke saya keluhannya terkait dengan penanganan anak jalanan. Tentunya ini harus menjadi perhatian kita,” kata  Sulkarnain, Senin (18/1/2021).

Lanjut dia, menangani anak jalanan ini bukan hal yang muda, tapi harus menggunakan pendekatan secara persuasif, sehingga diperlukan keterlibatan lintas sektor lainnya baik pihak Kepolisian dan Satpol PP.

“Ini saya titipkan pada Kepala Dinas untuk dikoordinasikan, sehingga hal-hal yang terus menjadi aspirasi masyarakat semakin baik tertangani ke depan,” tegas Sulkarnain.

Ia mengklaim, anak jalanan di Kota Kendari bukan mayoritas masyarakat di daerah ini, tetapi pendatang dari luar laerah bahkan dari luar Provinsi Sulawesi Tenggara.

Baca:   YPN: Sejumlah Balita di Kendari Masih Konsumsi Susu Kental Manis

Ditempat yang sama, Kepala Dinas Sosial Kendari Indra Muhammad mengatakan, Dinsos terus melakukan upaya pengawasan dan pembinaan kepada anak jalanan di kota ini.

“Berbagai upaya yang kami telah lakukan yaitu selalu melakukan pengawasan. Kalau anak-anak dari Kota Kendari, kita kembalikan ke orang tuanya, dan kalau dari luar daerah kita kembalikan juga ke daerah mereka,” katanya.

Ia juga meminta kepada masyarakat sebagai pengguna jalan agar tidak memberikan uang kepada para anak jalanan, sehingga tidak membiasakan para anak jalanan meminta-meminta disetiap simpang empat traffic light.

Kepala Seksi Rehabilitadi Anak dan Lansia Dinsos Kendari, Mahmid mengungkapkan, sepanjang tahun 2020, pihaknya mencatat sebanyak 24 anak jalanan yang berhasil ditangani.

“Semua kita berikan bimbingan dan pendampingan sesuai dengan mekanisme yang ada,” tuturnya mengakhiri. (B)

Laporan: Riswan
Editor: Hasrul Tamrin

  • Bagikan