Disnaker Sultra Buka Permagangan Dalam Negeri, 100 Orang akan Mendapatkan Pengalaman Kerja di Delapan Perusahaan

  • Bagikan
Peserta program pendidikan dan pelatihan vokasi dari Disnaker Provinsi Sultra mengikuti kegiatan pembukaan kegiatan permagangan dalam negeri di Kota Kendari, Kamis (14 April 2022). (Foto: Sarini Ido/SULTRAKINI.COM)

SULTRAKINI.COM: Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja Provinsi Sulawesi Tenggara membuka kegiatan permagangan dalam negeri, program pendidikan dan pelatihan vokasi, Kamis (14 April 2022). Tidak tanggung-tanggung, sebanyak 100 orang peserta akan mengikuti agenda ini di delapan perusahaan di Kota Kendari, termasuk PT Sultra Media Utara, Sultrakini.com.

Peserta magang sebelumnya melewati berbagai tahapan seleksi dari Disnaker Sultra, sehingga menghasilkan 100 orang pencari kerja yang siap bekerja di delapan perusahaan. Jumlah mereka juga beragam di setiap lokasi permagangan, ada tempat mendapatkan satu paket (10 orang), ada pula menerima dua paket.

Secara rinci, lokasi magang para peserta, yakni Kantor Sultrakini.com satu paket, RS Aliyah Kendari dua paket jurusan keperawatan dan kebidanan, Hotel Claro dua paket dari jurusan steward dan banquet waiter, Yayasan Metro Riset Sultra satu paket jurusan las listrik, Maxcell Depo Teknik dan Bangunan satu paket jurusan pramuniaga, Nissan Kendari satu paket teknisi mobil, Yayasan Dharma Bharata satu paket jurusan administrasi, serta Beauty Kendari satu paket jurusan pramuniaga.

“Maksud dan tujuan pemagangan dalam negeri adalah meningkatkan kompetensi tenaga kerja agar sesuai kebutuhan industri atau perusahaan dengan memanfaatkan sumber daya yang ada di perusahaan dengan arahan pembimbing,” jelas Sub Koordinator Analisis Kebijakan Muda Pembinaan Pelatihan dan Produktivitas, Arman Jaya.

Baca:   Pemkot Kendari Minta Peran Milenial Tangkal Penyebaran Isu Hoaks Pemilu

Seratus orang magang ini akan mengikuti program selama lima bulan yang berisi teori serta praktik dari perusahaan masing-masing. Di jangka waktu itu juga, mereka mendapatkan uang saku senilai Rp 1 juta/bulan setiap orang, BPJS Ketenagakerjaan, dan sertifikat bagi peserta yang mengikuti kegiatan hingga akhir. Termasuk pakaian seragam program magang tersebut.

Laporan: Sarini Ido

  • Bagikan