DPR Yakin Sektor Pariwisata Jadi Primadona pada 2020

  • Bagikan
Ketua Komisi X DPR RI, Teuku Riefky Harsya. (Foto: Kemenpar RI)

SULTRAKINI.COM: JAKARTA – Ketua Komisi X DPR RI, Teuku Riefky Harsya, yakin tahun 2020 sektor pariwisata paling berpotensi menjadi primadona dan penyumbang devisa tertinggi.”Tiga tahun terakhir semua sektor mengalami penurunan, tapi pariwisata justru naik,” kata Harsya.Harsya berpegang pada data Badan Pusat Statistik (BPS), yang menunjukan trend kenaikan sektor pariwisata di saat sektor lain turun dalam tiga tahun.”Data UNWTO 2014 dan 2015 juga memperlihatkan grafik perjalanan wisatawan internasional yang terus naik,” kata Harsya. ”Dari 25 juta di tahun 1950, menjadi 278 juta di tahun 1980. Tahun 1995 menjadi 528 juta, dan 1,14 miliar pada tahun 2014,” paparnya.Tidak keliru jika pariwisata masuk kategori the world’s largest industry, yang membuat Tiongkok perlahan-lahan menggeser arah pembangunan ekonominya menuju industri pariwisata.Di Asia Tenggara, Singapura mulai fokus ke pariwisata, dan mendeklarasikan diri menjadi surga belanja dunia. Thailand sukses mendatangkan 30 juta wisatawan pada tahun 2015.”Saya mengimbau kepala daerah; gubernur, bupati, dan walikota, mempertimbangkan untuk mengembangkan pariwisata,” kata Harsya.Menurut Harsya, jika politik anggaran di daerah berpihak ke pariwisata, peluang setiap daerah untuk mendapatkan devisa sangat besar. Pariwisata, kata Harsya, menambah pendapatan asli daerah dan membuka lapangan kerja.(Kemenpar RI)

Baca:   Biar Mendunia, PKB 2017 Bakal Didigitalisasi oleh Bali Go Live
  • Bagikan