DPRD Rekomendasikan Kadis PMD Muna Diganti, Bupati Muna Pertimbangkan

  • Bagikan
Bupati Muna LM Rusman Emba saat menerima hasil keputusan DPRD Muna tentang rekomendasi LKPj yang diserahkan oleh Ketua DPRD Muna La Saemuna, (Foto: LM Nur Alim/SULTRAKINI.COM)
Bupati Muna LM Rusman Emba saat menerima hasil keputusan DPRD Muna tentang rekomendasi LKPj yang diserahkan oleh Ketua DPRD Muna La Saemuna, (Foto: LM Nur Alim/SULTRAKINI.COM)

SULTRAKINI.COM: MUNA – Akibat tidak menghadiri rapat pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Bupati Muna tahun anggaran 2020, DPRD Muna rekomendasikan ke Bupati agar Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Muna diganti.

Rekomendasi DPRD Muna itu dibacakan oleh Sekertaris Gabungan Komisi DPRD Kabupaten Muna, Murida dalam sidang paripurna dewan, Kamis (5 Agustus 2021).

Murida mengatakan, hasil gabungan komisi memiliki catatan dan rekomendasi yang salah satunya, merekomendasi ke Bupati Muna untuk mengganti Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD), Rustam, karena dianggap tidak menghargai kehormatan DPRD Muna.

“Dalam poin ke delapan, dalam rangka menjaga dan meningkatkan hubungan DPRD dan Pemda Muna, dan untuk menjaga marwah DPRD Muna sebagai mitra Pemda Muna maka melihat sikap yang ditampilkan oleh kepala dinas PMD yang tidak menjaga marwah kami, maka rapat gabungan komisi merekomendasikan agar jabatan Kadis PMD ditinjau kembali atau diganti,” kata Murida.

Menanggapi rekomendasi DPRD Muna, Bupati Muna LM Rusman Emba menyatakan, akan mengkonfirmasi dulu apa alasan DPRD Muna merekomendasikan pergantian Kadis PMD Muna.

“Jika itu menjadi rekomendasi dewan, maka itu menjadi perhatian kami, kita akan mengambil langkah-langkah yang tentunya semua mengacu pada peraturan perundang-undangan, ada mekanisme dan tatacaranya,” tuturnya usai mengikuti rapat paripurna di DPRD Muna.

Baca:   Anggaran Pencegahan Covid-19 Muna Habis 120 Miliar, Bupati Minta Masyarakat Waspadai Penyebaran Virus

Klik gambar diatas untuk melihat jadwal tes

Sementara itu, Ketua DPRD Muna La Saemuna menerangkan, rekomendasi dewan keluar bukan tanpa alasan, rekomendasi keluar akibat Kadis PMD, Rustam, tidak hadir dalam rapat pembahasan LKPj yang membutuhkan keterangan penting darinya.

“Beliau tidak datang rapat, ditelpon Hp-nya tidak aktif, kemarin rapat hingga malam tidak ada, hari tidak hadir lagi. Kemudian rapat Bamus hingga menentukan rapat paripurna hasil pembahasan LKPj hari ini, tapi sampai hari ini juga rapat paripurna juga tidak datang, akhirnya anggota DPRD Muna merekomendasikan pergantian kadis dan itu hasil dari semua komisi menjadi sebuah rekomendasi,” ucapnya.

Dia menyampaikan, banyak hal yang pingin diketahui dewan dari penjelasan kadis PMD, misal terkait pemilihan kepala desa.

Pemilihan kepala desa kan sampai saat ini, belum jelas, makanya ketika dia (Kadis PMD) hadir dalam rapat, kita akan mempertanyakan kejelasannya,” ungkapnya. (B)

Laporan: LM Nur Alim
Editor: Hasrul Tamrin

  • Bagikan