DPRD Wakatobi Tinjau Pembangunan Infrastruktur di Kaledupa, Temukan Sejumlah Fasilitas Tidak Difungsikan

  • Bagikan
Kunjungan kerja rombongan ketua dan anggota DPRD Wakatobi ke pulau Kaledupa. (Foto: Amran Mustar Ode/SULTRAKINI.COM) 
Kunjungan kerja rombongan ketua dan anggota DPRD Wakatobi ke pulau Kaledupa. (Foto: Amran Mustar Ode/SULTRAKINI.COM)

SULTRAKINI.COM: WAKATOBI –  Momen bulan Suci Ramadan tidak menjadi alasan bagi DPRD Kabupaten Wakatobi mengurangi kinerjanya. Kali ini sejumlah pimpinan dan anggota dewan melakukan kunjungan kerja (Kunker) ke Pulau Kaledupa, Sabtu (16 April 2022).

Kunker ini dipimpin langsung oleh ketua DPRD Kabupaten Wakatobi Hamiruddin, wakil ketua La Ode Nasrullah, ketua Komisi I Arman Alini, ketua Bapemperda Badalan, ketua Fraksi Golkar Muhammad Ali, serta anggota dewan Mayana dan Mahaludin.

Rombangan dewan ini mengunjungi pasar Rakyat Lewuto Kecamatan Kaledupa, pelabuhan dan kapal Ferry yang belum beroperasi, meninjau pembangunan jalan, sekolah, pasar, dan air bersih di Desa Mantigola dan Horuo, tempat wisata Desa Peropa, serta tempat wisata Fungka Barabantingi.

Ketua DPRD Kabupaten Wakatobi, Hamiruddin mengatakan, dari hasil Kunkernya kali ini ditemukan ada beberapa infrastruktur yang telah dibangun oleh pemerintah namun belum di fungsikan seperti, pasar Pakyat Lewuto, dan tempat wisata Fungka Barabantingi.

“Ada juga terminal dan pelabuhan Ferry telah di bangun bahkan kapalnya telah berlabu di pelabuhan namun belum beroperasi,” ungkapnya.

Selain itu, di beberapa jalan desa masih ada yang rusak, bahkan kebutuhan air bersih di beberapa desa belum memedai.

Sehingga ia berharap, kepada pemerintah agar segera memfungsikan infrastruktur yang telah diterbangun dan memperbaiki yang telah rusak.

Baca:   Tiga Pimpinan DPRD Wakatobi Resmi Dilantik

Hal senada diungkapkan oleh ketua Fraksi Golkar DPRD Wakatobi, Muhammad Ali, untuk pasar rakyat Lewuto selain belum difungsikan akses nelayan dari Desa Sampela sebagai penyuplai ikan tidak ada. Sehingga dibutuhkan kebijakan pemerintah agar pasar tersebut bisa di manfaatkan oleh masyarakat.

DPRD menyangkan pelabuhan dan kapal Ferry yang belum berfungsi padahal semua infrastrukturnya telah rampung. Pihaknya akan mengonsultasikan persoalan ini dengan seluruh pihak terkait agar fasilitas yang telah ada dapat segera berfungsi.

Saat dewan berkunjung ke Desa Mantigola masyarakat meminta agar dibuatkan pasar, karena selama ini masyarakat hanya menjual di rumah adat. Selain itu perlu dibuatkan gorong-gorong dijalan munuju perkampungan suku bajo itu, karena kalau tidak jalan akan terkikis arus laut.

Ia juga berharap, agar Pemda Wakatobi kembali menganggarkan pembangunan infrastruktur area publik di desa Peropa sebagai penunjang pariwisata Wakatobi. (B)

Laporan: Amran Mustar Ode
Editor: Hasrul Tamrin

  • Bagikan