Dugaan Larangan Aktivitas Selam oleh WDR, Pemkab Wakatobi Minta Pelaku Wisata Jaga Harmoni

Gambar: Saat turis dilarang menyelam. (Foto: Istimewa)

SULTRAKINI.COM: WAKATOBI – Viral di media sosial sebuah video yang diunggah turis warga negara asing (WNA) yang memperlihatkan dugaan pelarangan aktivitas penyelaman oleh operator selam lokal di Spot Diving Roma, perairan Pulau Tomia, Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara.

Video yang diunggah akun TikTok @the_siam_odyssey itu memicu beragam tanggapan dari warganet. Dalam rekaman tersebut terlihat seorang operator selam lokal terlibat adu argumen dengan pihak yang diduga merupakan perwakilan Wakatobi Dive Resort (WDR).

Pengunggah video menyebut dirinya bersama operator selam lokal hendak melakukan penyelaman di lokasi tersebut. Namun, mereka mengaku mendapat larangan saat berada di Spot Diving Roma.

Dalam unggahannya, WNA tersebut juga mengkritik dugaan pembatasan akses masyarakat lokal terhadap wilayah laut. Ia bahkan meminta Pemerintah Kabupaten Wakatobi turun tangan menyelesaikan persoalan tersebut agar tidak menimbulkan konflik berkepanjangan.

Menanggapi viralnya video itu, Kepala Dinas Pariwisata Wakatobi, La Tarima, mengimbau seluruh pelaku industri pariwisata di Wakatobi agar dapat memanfaatkan ruang laut secara bersama-sama dan bertanggung jawab.

Menurutnya, kekuatan utama pariwisata Wakatobi terletak pada keindahan bawah lautnya. Karena itu, seluruh pelaku usaha wisata diharapkan dapat menjaga hubungan yang harmonis demi mendukung kemajuan sektor pariwisata daerah.

“Kita berharap ke depan tidak ada lagi persoalan seperti ini. Ruang laut harus dimanfaatkan bersama secara baik sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh semua pihak,” ujarnya, Senin (15/6/2026).

La Tarima juga menjelaskan bahwa Dinas Pariwisata Wakatobi telah berkoordinasi dengan Balai Taman Nasional Wakatobi yang memiliki kewenangan dalam pengelolaan kawasan laut.

Bahkan, kedua pihak yang terlibat disebut telah dimediasi oleh Balai Taman Nasional Wakatobi untuk mengakhiri polemik dan mencari solusi terbaik bagi semua pihak.

Pemerintah Kabupaten Wakatobi berharap hasil mediasi tersebut dapat menjadi langkah awal dalam memperkuat sinergi antara pelaku usaha pariwisata dan masyarakat lokal. Dengan kerja sama yang baik, potensi wisata bawah laut Wakatobi diharapkan terus berkembang serta memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

Laporan: Amran Mustar Ode