Duta Vaksin Kota Baubau Ajak Pelajar Ikut Berperan Lawan Covid-19

  • Bagikan
Duta vaksin Kota Baubau, Marissa Safira Dinanti bersama Kapres Baubau, AKBP Zainal Rio Andra Tangkari. (Foto: Ist)
Duta vaksin Kota Baubau, Marissa Safira Dinanti bersama Kapres Baubau, AKBP Zainal Rio Andra Tangkari. (Foto: Ist)

SULTRAKINI.COM: BAUBAU – Duta vaksin Kota Baubau, Marissa Safira Dinanti mengajak pelajar se- Kota Baubau untuk ikut berperan melawan Covid-19 melalui vaksinasi. 

Marissa mengatakan vaksinasi itu adalah ikhtiar terbaik saat ini yang bisa dilakukan untuk melawan pandemik Covid-19. Untuk itu, dirinya sebagai duta vaksin Kota Baubau hadir untuk melakukan berbagai upaya sosialiasi memberikan pemahaman kepada masyarakat sehingga angka vaksinasi semakin meningkat khususnya pada kalangan remaja.

“Jangan percaya dengan berita-berita yang kita belum tahu kebenaranya, jangan takut, dan khawatir untuk vaksin karena vaksin itu aman, halal, sehat, dan vaksin itu keren,” kata Marissa, Senin (13/12/2021).

Marissa bilang, duta vaksin akan selalu hadir di setiap kegiatan vaksinasi massal yang dilakukan di sekolah-sekolah, pesantren, perguruan tinggi, dan di tempat-tempat ibadah untuk turun langsung memberikan sosialisasi.

“Kami setiap ada kegiatan vaksinasi massal itu selalu kami upload ke sosial media kita, kemudian kita selalu membuat video bersama bapak Kapolres Baubau juga dan setiap kegiatan vaksinasi massal itu pasti kita melakukan video vlog,” ujarnya.

Pada pengambilan video vlog, Marissa menyampaikan para peserta vaksin yang sudah menerima vaksin akan diberikan pertanyaan secara langsung tentang bagaimana perasaannya pasca vaksin.

Baca:   Sulkarnain Sumbangkan Gajinya Untuk Korban di Palu dan Donggala

“Ternyata tanggapan masyarakat itu positif dan itu yang akan kami sebarkan ke teman-teman,” terangnya.

Marissa berharap dengan apa yang dilakukannya sebagai duta vaksin dalam upaya memberikan pemahaman mengenai vaksin dapat mengubah image vaksin melalui media sosial.

Menurut Marissa, untuk tingkat kesadaran anak tingkat usia remaja sebenarnya sudah cukup tinggi. Bahkan pelajar sudah ingin sekali divaksin karena dengan menerima vaksin mereka akan lebih percaya diri untuk melakukan aktivitas di lingkungan sekolah sehingga sekolah tatap muka kembali normal seperti sebelumnya. Namun demikian, sebagian pelajar masih terkendala dengan mendapatkan izin dari orang tua.

“Dan saya sudah turun langsung di lapangan, ada disatu sekolah terdapat anak yang memang dia betul-betul ingin di vaksin tetapi orang tuanya melarang,” ungkap Marissa.

Sehingga hal tersebut menjadi tantangan dan tugas duta vaksin bagaimana untuk kembali meningkatkan sosialisasi sehingga orang tua lebih paham dan tahu manfaat vaksinasi.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kota Baubau, Marfiah mengatakan pelayanan vaksinasi untuk remaja atau pelajar sudah dilakukan sejak 1 Juli 2021. Dinkes telah berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan dan Kebudaan dan kepala sekolah dimasing-masing sekolah 

“Kendala tidak semua siswa SMA se- Kota Baubau orang tuanya tinggal di Baubau sementara harus ada izin dari orang tua. Jadi ada juga yang atas keinginan sendiri,” katanya. (C)

Baca:   Kapolda Sultra: Jangan Takut Divaksin

Laporan: Aisyah Welina
Editor: Hasrul Tamrin

  • Bagikan