Ekonomi Sultra Triwulan III-2021 Tumbuh 4,35 Persen

  • Bagikan
Kepala BPS Sultra, Agnes Widiastuti. (Foto: Potongan Video rilis BPS Sultra)

SULTRAKINI.COM: KENDARI – Pertumbuhan ekonomi Provinsi Sulawesi Tenggara pada triwulan III-2021 mengalami kenaikkan 4,35 persen dibandingkan triwulan II-2021 (q-to-q). Faktor pendukung pertumbuhan ekonomi ini sebagian besar dari lapangan usaha.

Kepala BPS Sultra, Agnes Widiastuti, mengatakan lapangan usaha yang mengalami pertumbuhan signifikan adalah konstruksi 23,03 persen serta jasa kesehatan dan kegiatan sosial 12,78 persen. Demikian juga lapangan usaha pertambangan dan penggalian, serta perdagangan besar-eceran, reparasi mobil dan sepeda motor yang memiliki peran dominan juga mengalami pertumbuhan masing-masing 6,61 persen dan 9,14 persen.

“Beberapa lapangan usaha mendorong pertumbuhan ekonomi namun ada juga lapangan usaha mengalami kontaksi pertumbuhan, di antaranya pertanian, kehutanan, dan perikanan 4,02 persen; industri pengolahan 1,08 persen; pengadaan listrik dan gas 10,54 persen; dan administrasi pemerintahan, pertahanan, dan jaminan sosial wajib 11,64 persen,” jelasnya, Jumat (5/11/2021).

Berdasarkan struktur PDRB Sultra menurut lapangan usaha atas dasar harga berlaku triwulan III-2021 tidak menunjukkan perubahan berarti.

Sementara itu, perekonomian Indonesia masih didominasi oleh lapangan usaha pertanian, kehutanan, dan perikanan 22,53 persen; pertambangan dan penggalian 19,76 persen; konstruksi 15,58 persen; serta perdagangan besar-eceran, peparasi mobil dan sepeda motor sebesar 13,09 persen.

“Peranan keempat lapangan usaha tersebut dalam perekonomian Sultra mencapai 70,96 persen,” kata Agnes.

Baca:   April 2020, Impor Sultra Turun 26,23 Persen

Sedangkan ekonomi Sultra triwulan III-2021 dibanding triwulan III-2020 (y-on-y) mengalami
pertumbuhan 3,97 persen. Pertumbuhan ini juga terjadi hampir di semua lapangan usaha terutama lapangan usaha yang mengalami pertumbuhan signifikan, seperti jasa kesehatan dan kegiatan sosial 13,06 persen; kontruksi 12,19 persen; serta perdagangan besar-eceran, reparasi mobil dan sepeda motor sebesar 11,83 persen.

“Secara kumulatif, pertumbuhan ekonomi Sultra triwulan I sampai triwulan III-2021 dibandingkan dengan triwulan I sampai triwulan III-2020 mengalami pertumbuhan 2,78 persen (c-to-c), dipicu pertumbuhan pada lapangan usaha pengadaan listrik dan gas 8,08 persen,” terangnya.

Untuk diketahui, perekonomian Provinsi Sultra berdasarkan besaran produk domestik regional bruto atas dasar harga berlaku triwulan III-2021 mencapai Rp 35,46 triliun dan atas dasar harga konstan 2010 mencapai Rp 24,68 triliun. (B)

Laporan: Wa Rifin
Editor: Sarini Ido

  • Bagikan