Ekspor Sultra Menurun Hingga 51,46 Persen

  • Bagikan
Grafik perkembangan nila ekspor di Sultra Mei 2021, (Foto: Ist)
Grafik perkembangan nila ekspor di Sultra Mei 2021, (Foto: Ist)

SULTRAKINI.COM: KENDARI – Nilai ekspor Sulawesi Tenggara pada Mei 2021 mengalami penurunan sebesar 51,46 persen dibanding April 2021 yaitu dari US$432,89 juta menjadi US$210,11 juta. Demikian halnya volume ekspor tercatat turun 51,20 persen dibanding April 2021 yaitu dari 247,32 ribu ton menjadi 120,69 ribu ton.

Ekspor di Sultra yang dibedakan berdasarkan ekspor langsung dan ekspor tidak langsung, perkembangannya saat ini nilai ekspor langsung di Sultra pada Mei 2021 juga mengalami penurunan 57,58 persen dibanding April 2021, yaitu dari US$415,34 juta menjadi US$176,19 juta dan volumenya turun 54,69 persen dari 241,61 ribu ton pada April 2021 menjadi 109,48 ribu ton pada Mei 2021.

Badan Pusat Statistik (BPS) Sultra mencatat secara kumulatif total ekspor Sultra Januari-Mei 2021 tercatat US$1.424,07 juta atau naik 99,35 persen dibanding periode yang sama tahun 2020. Sementara, volume ekspor kumulatif Januari-Mei 2021 mengalami kenaikan 58,66 persen dibanding Januari-Mei 2020 yaitu dari 527,62 ribu ton menjadi 837,11 ribu ton.

Ekspor Sultra Mei 2021 didominasi oleh kelompok komoditi besi dan baja dengan nilai US$208,17 juta; selanjutnya kelompok komoditi ikan dan udang diurutan kedua dengan nilai US$1,79 juta; dan kelompok komoditi Kopi, Teh, Rempah-rempah diurutan ketiga dengan nilai US$0,12 juta.

Baca:   5 Gereja di Kendari Dilengkapi Pos Polisi, Cek Pengamanan Lainnya Polda Sultra

“Penurunan terbesar ekspor Sultra Mei 2021 dibanding April 2021 terjadi pada kelompok komoditi Besi dan Baja senilai US$221,79 juta atau turun 51,58 persen,” terang Agnes Widiastuti Kepala BPS Sultra, Rabu (1/7/2021).

Sementara itu, secara kumulatif Januari-Mei 2021, negara tujuan ekspor utama Sultra yaitu Tiongkok, India, Belanda, Amerika Serikat dan Korea Selatan masing-masing dengan nilai US$1.332,00 juta, US$64,02 juta, US$9,97 juta, US$8,69 juta, dan US$5,82 juta. Peranan kelima negara tersebut mencapai 99,75 persen dari total ekspor Sultta pada periode Januari-Mei 2021.

“Turunnya ekspor Sultra pada Mei 2021 dibanding April 2021 juga diikuti oleh turunnya ekspor ke Negara Tujuan Utama yaitu Tiongkok turun senilai US$235,96 Juta (turun 55,89 persen) dan Amerika Serikat naik senilai US$0,49 Juta (turun 24,78 persen),” terang Agnes.

Ekspor Sultra menurut sektor ekonomi Mei 2021 didominasi oleh sektor industri pengolahan sebesar US$209,88 juta (99,89 persen) dan sisanya sektor pertanian US$0,23 juta (0,11 persen).

“Jika dilihat dari kontribusinya terhadap ekspor Januari-Mei 2021 ekspor produk industri pengolahan berkontribusi sebesar 99,72 persen, dan sisanya 0,28 persen adalah kontribusi dari ekspor produk pertanian,” tambahnya. (C)

Laporan: Wa Rifin
Editor: Hasrul Tamrin

  • Bagikan