Emak-emak Belajar Promosi Online dari Profesor dan Doktor UHO

  • Bagikan
Prof. Dr. Ir. R. Marsuki Iswandi, M.Si (memegang pelantang suara) ketika pelatihan di hadapan ibu-ibu pelaku usaha di Desa Sindang Kasih, Minggu (30 Oktober 2022). Foto: IST

SULTRAKINI.COM: Sebanyak 15 emak-emak (ibu-ibu) di Desa Sindangkasih, Kecamatan Ranomeeto Barat, Kabupaten Konawe Selatan, belajar pemasaran produk olahan pertanian dari tim Pengabdian Kepada Masyarakat Internal (PKMI) Universitas Halu Oleo (UHO), Minggu (30 Oktober 2022).

Tidak main-main, emak-emak itu belajar langsung dari professor dan dua doktor serta satu kandidat doktor.  Mereka adalah Prof. Dr. Ir. R. Marsuki Iswandi, M.Si selaku ketua tim yang juga Dekan Fakultas Pertanian. Sedangkan anggotanya adalah Dr. Awaluddin Hamzah, S.P., M.Si., Dr. Muhammad Aswar Limi, S.Pi., M.Si., dan Hadi Sudarmo, S.P., M.Si. Nama terakhir merupakan kandidat doktor.

loker wartawan sultrakini

Emak-emak itu bergerak di berbagai bidang usaha, namun rata-rata adalah penjual makanan seperti ayam geprek, siomay dan penganan seperti donat. Ada pula yang berjualan sembako.

Menurut Prof Marsuki dalam rilis yang diterima SultraKini.com, pelatihan ini dapat memberikan pemahaman dan keterampilan dalam mendesain media promosi yang dapat disebar pada berbagai media sosial sehingga olahan produk  pertanian di Desa Sindangkasih dapat dikenal lebih luas.

Materi pelatihan meliputi langkah-langkah mendesain media promosi dimulai dari mendownload aplikasi kemudian menginstal. Selanjutnya memilih template sampai menjadi desain flayer yang layak untuk menjadi media promosi.

Sebelum berakhir pelatihan, peserta menshare desain flayer yang dibuat kepada peserta lain. Ada pula Ibu Syaina Sarah yang langsung ke media sosial (facebook) ternyata langsung direspons oleh orang yang membaca dengan memesan melalui whatsapp pada nomor contact yang tertera pada flayer yang dibuatnya.

Baca:   16 Profesor UHO Unjuk Rasa Tolak Calon Rektor Plagiat

Respons lain juga disampaikan oleh ibu Murni sebagai peserta yang membandingkan dengan aplikasi yang selama dua tahun digunakan dengan aplikasi yang diajarkan lebih mudah dan mempunyai banyak pilihan template.

Meskipun pelatihan pembuatan flayer media promosi telah selesai tetapi komunikasi dengan peserta tetap berjalan agar dapat memberikan solusi apabila terjadi kendala dalam mendesain media promosi. Oleh karena itu selalu mencoba dan mencoba agar dapat membiasakan diri dalam mendesain media promosi.

Kepala Desa Sindangkasih, Ahmad Supendi, memberikan respons baik atas pelatihan ini. “Pelatihan pemasaran online ini diharapkan mampu memberikan manfaat dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat kami,” harapnya.

Laporan: Shen Keanu

loker marketing sultrakini
  • Bagikan