Emak-emak di Muna Angkat Mobil Dinas Hingga Nyaris Terguling

  • Bagikan
Potongan video protes warga Desa Laiba dan Wakumoro, Kecamatan Parigi, Muna terkait kerusakan jalan. (Foto: Ist)

SULTRAKINI.COM: MUNA – Warga Desa Laiba dan Wakumoro, Kecamatan Parigi, Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara mengamuk. Mereka sampai blokade jalan hingga menyandera mobil dan motor dinas, Senin (30/8/2021).

Aksi nekat warga bersama emak-emak di Desa Laiba dan Wakumoro, Kecamatan Parigi itu lantaran kecewa dan marah–jalanan dari Desa Laiba sampai Desa Wakumoro rusak parah.

Jalan provinsi ini terbentang di Desa Laiba sampai Desa Wakumoro dengan panjang sekitar enam kilometer. Namun perbaikan jalan baru sekitar empat kilometer atau tidak sampai di Desa Laiba dan Desa Wakumoro. Kerusakan jalanpun dirasakan warga sekitar dua kilometer.

Potongan video protes warga Desa Laiba dan Wakumoro, Kecamatan Parigi, Muna terkait kerusakan jalan. (Foto: Ist)

Video warga yang merekam kejadian itu nampak sejumlah emak-emak mengamuk hingga mengangkat satu unit mobil dinas hingga nyaris terguling. Beberapa di antara nekat naik ke atas mobil dinas milik Pemerintah Daerah Buton Tengah itu.

Tidak sampai di situ, emak-emak memakai hijab meluapkan kekesalannya dengan menginjak-injak kendaraan bernomor polisi DT 1027 Y tersebut.

Hamaihae jhandimu, insaidi tanarakamo, nobharimo mondawuane kangkaha ainia (di mana janjimu ketika berkampanye dulu, kita sudah sengsara dengan kondisi ini, sudah banyak yang kecelakaan di jalan ini),” teriak seorang emak yang berorasi menggunakan dialek daerah Muna.

Nampak pula tulisan-tulisan berisi protes mereka diperlihatkan selama kejadian itu. (C)

Baca:   Aksi Protes Jalan, Rusman Emba: Warga Meminta Kepastian Pemprov

Laporan: Hasan Jufri
Editor: Sarini Ido

  • Bagikan