Fakta Unik “Kucing Kampung”, Mulai Bebas dari Penyakit Genetik Hingga Suka Ketinggian

  • Bagikan
Kucing kampung. (Foto: SK)

SULTRAKINI.COM: Kucing kampung atau yang biasa disebut kucing domestik terkadang dipandang sebelah mata oleh banyak orang, padahal hewan lucu ini banyak memiliki keunikan.

Dilansir dari berbagai sumber, kucing kampung atau domestik merupakan salah satu jenis kucing yang paling mudah ditemukan di dunia dan jenis kucing ini juga paling sering kita jumpai berkeliaran di jalanan, tempat rekreasi, dan ruang publik lainnya. Sejumlah orang juga menjadikan kucing kampung sebagai peliharaan yang menggemaskan di rumah.

Sayangnya, karena alasan kucing kampung lantas sering dipandang sebelah mata. kucing-kucing ini dianggap sebagai hewan liar yang pantas diperlakukan semena-mena, hal ini tentunya merupakan stigma yang tidak bisa dibiarkan.

Kucing kampung memiliki wajah unik, ada yang berbentuk segitiga dan hidungnya mancung, hingga bulu pada kucing kampung cukup pendek dan memiliki tulang yang sangat kuat. Simak fakta-fakta menarik lainnya tentang kucing kampung di bawah ini!

Bebas dari penyakit genetik

Kucing kampung dipercaya memiliki sistem imun kuat. Dia juga dianggap tidak akan terinfeksi bibit penyakit genetik dari keturunan sebelumnya. Hal ini berbeda dengan kucing ras yang cenderung mengidap penyakit dari induknya, misalkan kucing ras persia yang rentan terkena penyakit pernapasan dan gampang terserang penyakit sendi.

Baca:   Sambut Hari Kemerdekaan, Ibu-ibu di Kendari Main Bola Pakai Daster
Kucing kampung. (Foto: SK)

Lebih cerdas

Banyak penelitian membuktikan kucing kampung lebih pintar dari kucing ras karena memiliki insting lebih tajam lantaran terlahir di alam bebas, belajar hidup sendiri, sehingga otak mereka lebih terstimulasi.

Bisa bertahan hidup cukup lama

Semua kucing memiliki umur maksimal 13-17 tahun. Sementara banyak kucing kampung bisa hidup lebih dari itu karena terprogram oleh alam agar lebih kuat sehingga bisa selamat di jalanan, terlebih jika dirawat dengan baik, kucing kampung bisa hidup sampai 20-25 tahun.

Lama usia hidup kucing dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti lingkungan, pemeliharaan, kesehatan, dan apakah kucing itu disteril atau dikebiri.

Pemberani dan suka ketinggian

Apakah kamu pernah melihat kucing kampung berada di ranting pohon atau di atap rumah? Nah, mereka berada di tempat tinggi seperti itu karena sangat menyukai ketinggian. Terkadang kucing kampung juga suka nongkrong di tempat yang cukup tinggi bersama kucing kampung lainnya.

Salah satu ras kucing tertua

Kucing kampung memiliki darah campuran dari banyak ras. Jika diteliti lebih jauh nenek moyang kucing domestik berasal dari Afrika dan merupakan salah satu ras kucing tertua. Menurut para ahli, nenek moyang kucing domestik adalah Felis silvestris lybica yang tinggal di Benua Afrika karena memiliki ciri-ciri yang identik seperti telinga runcing, monyong panjang, dan mata tajam.

Baca:   Terciptanya Payung Berawal dari Kisah Romantis Pasutri

Bukan omnivora

Kucing kampung kerap disangka sebagai omnivora karena sifat mereka yang mampu melahap semua makanan, mungkin mau makan kerupuk atau secuil roti yang kamu berikan, tetapi itu karena mereka harus makan dan bertahan hidup. Sebenarnya, kucing kampung adalah seekor karnivora untuk mencukupi kebutuhan protein tubuh. (C)

Laporan: Sela
Editor: Sarini Ido

  • Bagikan