Gempa Bumi Berkekuatan 4,7 SR Guncang Konkep Dirasakan Hingga di Kendari

  • Bagikan
Titik pusat gempa bumi berdasarkan pemantauan BMKG Kendari, (Foto: Dok. BMKG Kendari)
Titik pusat gempa bumi berdasarkan pemantauan BMKG Kendari, (Foto: Dok. BMKG Kendari)

SULTRAKINI.COM: KENDARI – Gempa bumi berkekuatan Magnitudo 4,7 skala richter (SR) mengguncang wilayah Kabupaten Konawe Kepulauan, Sulawesi Tenggara, pada pukul 16:42:41 Wita, Selasa (10/8/2021).

Berdasarkan pemantauan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kendari, pusat gempa bumi berada pada koordinat 3.64 Lintang Selatan, 123.34 Bujur Timur atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 51,2 Kilometer, Timur Laut Wawonii, Konawe Kepulauan, dengan kedalaman 10 Kilometer.

“Memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas sesar naik Tolo di Timur Laut Wawonii Timur Laut, Konawe Kepulauan,” ungkap Rudin, Kepala Stasiun Geofisika Kendari, Selsa (10/8/2021).

Dilaporkan, guncangan gempa bumi ini dirasakan di Kendari I-II MMI dan Wawonii II MMI atau getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang. 

Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi tidak berpotensi tsunami.

“Hingga pukul 17.35 Wita, hasil monitoring BMKG menunjukkan belum terjadi aktivitas gempa bumi susulan,” ujarnya.

BMKG mengimbau kepada masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Namun warga tetap waspada dan menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa maupun saat terjadi gempa.

Baca:   Belum Kantongi Izin Pinjam Pakai, Pembangunan Kantor Bupati Konkep Bakal Pindah

“Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali ke dalam rumah,” pungkasnya. (C)

Laporan: Wa Rifin
Editor: Hasrul Tamrin

  • Bagikan