Gubernur Sultra Minta Pemkab Sukseskan Vaksinasi Covid -19

  • Bagikan
Peserta Rakor percepatan penanganan Covid-19 dan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 Pemprov Sultra (Foto: Ist)
Peserta Rakor percepatan penanganan Covid-19 dan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 Pemprov Sultra (Foto: Ist)

SULTRAKINI.COM: KENDARI – Gubernur Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Ali Mazi meminta kepada satuan tugas (Satgas) percepatan penanganan Covid -19 dan seluruh stakeholder terkait termasuk pemerintah di 17 kabupaten/kota agar berpartisipasi dalam menyukseskan kegiatan vaksinasi yang dimulai sejak Kamis, 14 Januari 2021 lalu.

“Saya meminta kepada Satgas dan Dinas Kesehatan serta seluruh stakeholder terkait termasuk pemerintah kabupaten/kota dan seluruh komponen masyarakat ikut berpartisipasi dalam menyukseskan kegiatan vaksinasi,” ujarnya saat memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Percepatan Penanganan Covid-19 dan Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 Provinsi Sultra, Senin (8/2/2021).

Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi Sultra, Nur Endang Abbas selaku Ketua Harian Satgas Covid-19 Sultra menambahkan perlunya akselerasi pencapaian target vaksinasi Covid-19 pada semua sasaran tenaga kesehatan, yang diharapkan selesai akhir Februari 2021.

Selain itu, pelaksanaan 3T (tracing, testing dan treatment) masih perlu digencarkan di tingkat kabupaten/kota. Perlu dilakukan komunikasi publik yang efektif untuk meningkatkan penerimaan masyarakat terhadap vaksinasi Covid-19.

“Khusus untuk tiga kabupaten, yakni Konawe Utara, Muna, dan Konawe Kepulauan yang belum melaksanakan vaksinasi, agar menjadi perhatian,” tegasnya.

Kendatipun demikian, Kabupaten Konawe Kepulauan sendiri telah melaksanaan peluncuran vaksinasi pada 2 Februari 2021. Dengan demikian, tersisa dua kabupaten yang belum memulai tahapan vaksinasinya.

Menurut Nur Endang Abbas, dalam rangka akselerasi capaian vaksinasi Covid-19, kabupaten/kota dapat melaksanakan vaksinasi massal bagi tenaga kesehatan dan tenaga penunjang di fasilitas pelayanan kesehatan. Ditegaskan, data sasaran vaksinasi tahap kedua sudah harus tersedia sebelum tanggal 13 Februari 2021.

Baca:   Gubernur Sultra Masuk Dalam Struktur Kepengurusan Yayasan Andrew&Tony Politeknik Konawe

Sementara itu, Ketua DPRD Sultra Abdurrahman Shaleh mengungkapkan, DPRD segera memulai penyusunan rancangan peraturan daerah tentang Covid-19, yang di dalamnya akan mengatur dengan tegas tentang penegakan protokol kesehatan beserta dengan penerapan sanksinya.

“Ini merupakan hak inisiatif DPRD. Kami berharap ketua DPRD kabupaten/kota dapat melakukan kunjungan kerja ke provinsi tekrait dengan penyusunan perda tentang Covid-19 ini,” jelasnya. Ketua DPRD.

Di akhir rapat, Gubernur Sultra kembali memberikan arahan dengan mengemukakan Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 3 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Berbasis Mikro dan Pembentukan Posko Penanganan Covid-19 di Tingkat Desa dan Kelurahan untuk Pengendalian Penyebaran Covid-19.

Kendatipun Sultra tidak masuk dalam kategori provinsi yang harus menjalkankan Permendagri tersebut, namun Gubernur mengingatkan agar semua elemen pemerintahan di Sultra, baik provinsi maupun kabupaten/kota tetap menaruh perhatian serius terhadap penanganan Covid-19.

Edukasi, sosialisasi, dan pemberian informasi kepada masyarakat harus tetap digencarkan. Pemasangan baliho ataupun banner hingga ke tingkat desa harus dimasifkan. (B)

Laporan: La Niati
Editor: Hasrul Tamrin

  • Bagikan