Hari Cuci Tangan Sedunia di Baubau, Monianse: Harus Dibudayakan

  • Bagikan

SULTRAKINI.COM: BAUBAU – Wakil Wali Kota Baubau, La Ode Ahmad Monianse mengajak masyarakat hidup bersih dan sehat dengan cara mencuci tangan dengan sabun guna menurunkan angka penularan penyakit. Hal ini disampaikannya dalam peringatan Hari Cuci Tangan Pakai Sabun Sedunia (HCTPS) di SDN 1 Bone-bone, Jumat (15/10/2021).

“25 persen penyakit pnemonia, penyakit yang berhubungan dengan pernapasan dan 50 persen pada penyakit yang berhubungan dengan pencernaan. Jauh sebelum pandemi Covid-19, kita disarankan menjaga kesehatan kita dari penyakit menular dengan cara mencuci tangan,” ucap Monianse.

HCTPS kali ini mengangkat tema masa depan kita ada di tangan kita. Monianse berharap masyarakat membudayakan mencuci tangan. Hal ini juga harus diedukasi sedak dini khususnya di lingkungan sekolah.

Monianse menambahkan, mencuci tangan adalah hal sederhana namun tanpa disadari masih ditemukan masyarakat tidak sempurna dalam mencuci tangan. Misalnya tidak tuntas membilas, tidak mengeringkan, dan tidak sempurna melakukan gerakan mencuci tangan.

Kepala SDN 1 Bone-bone, Aliyaman, mengatakan pihaknya melibatkan 30 orang murid anak memperingati HCTPS. Mereka memperagakan cara mencuci tangan yang benar di hadapan Wakil Wali Kota Baubau, Dinas Kesehatan, dan guru sekolahnya.

Aliyaman mengaku di sekolah yang dipimpinnya sejak satu tahun lalu itu, kebiasaan mencuci tangan terus disampaikan kepada siswa.

Baca:   Ecobrick, Solusi Daur Ulang Sampah Plastik

“Sebenarnya siswa yang mau terlibat banyak sekali termasuk orang tua murid ingin anaknya dilibatkan dalam kegiatan ini. Cuma karena protokol kesehatan, dari pihak Dinas Kesehatan meminta 30 siswa dari 50 siswa yang kami siapkan,” jelasnya.

Ia menyebut, pihak Dinas Kesehatan Kota Baubau melalui tim kesehatan dari Puskesmas Betoambari juga rutin mengadakan kunjungan untuk memberikan edukasi hidup bersih dan sehat kepada siswa. Terlebih di situasi pandemi Covid-19. Mencuci tangan harus dijadikan kebiasaan sehari-hari. Termasuk memakai masker dan menjaga jarak.

Pihak sekolah juga meningkatkan jumlah fasilitas mencuci tangan mulai dari gerbang masuk sekolah hingga di depan ruang kelas. (C)

Laporan: Aisyah Welina
Editor: Sarini Ido

  • Bagikan