SULTRAKINI.COM: BUTON UTARA – Setelah dinyatakan hilang saat melaut, Tim SAR Gabungan kembali melakukan pencarian terhadap Ayudin alias Piiku (42), nelayan asal Desa Torombia, Kecamatan Kulisusu Utara, Kabupaten Buton Utara. Namun, hingga pencarian hari kedua berakhir, Sabtu (3/10/2026), korban belum ditemukan.
Pencarian dilakukan dengan menyisir wilayah perairan Desa Torombia sejak pagi hingga pukul 17.30 Wita. Tim SAR Gabungan mengerahkan sejumlah unsur dan peralatan untuk menemukan keberadaan korban.
Kepala KPP Kendari, Amiruddin AS mengatakan, operasi SAR hari kedua dihentikan sementara karena hasil pencarian masih nihil. Operasi akan kembali dilanjutkan pada Minggu (4/10/2026) mulai pukul 07.00 Wita.
Ayudin sebelumnya dilaporkan belum kembali setelah pergi melaut pada Kamis (1/10/2026) sekitar pukul 05.00 Wita. Korban saat itu menggunakan longboat untuk mencari gurita di sekitar perairan Desa Torombia.
Hingga waktu yang ditentukan, korban tidak kunjung kembali. Pihak keluarga bersama masyarakat kemudian melakukan pencarian secara mandiri dan menemukan longboat yang diduga digunakan Ayudin untuk melaut.
Namun, korban tidak ditemukan di sekitar longboat tersebut. Tim SAR Gabungan kemudian melanjutkan pencarian dengan melakukan penyisiran di sejumlah titik perairan yang diduga menjadi lokasi korban melaut.
Pencarian melibatkan SMC dan staf SMC KPP Kendari, rescuer KPP Kendari, Kepala Desa Torombia, Pos Polair Buton Utara, Babinsa Torombia, Bhabinkamtibmas, masyarakat sekitar serta keluarga korban.
Dalam operasi tersebut, tim menggunakan rescue car, RIB, longboat, PALSAR medis, PALSAR evakuasi, peralatan komunikasi dan sejumlah perlengkapan pendukung keselamatan lainnya.
Berdasarkan informasi BMKG, kondisi cuaca di lokasi pencarian pada Sabtu terpantau cerah. Kecepatan angin sekitar 5 kilometer per jam dari arah timur laut dengan tinggi gelombang berkisar 0,5 hingga 1 meter.
Hingga operasi SAR hari kedua ditutup sementara, Ayudin alias Piiku masih belum ditemukan. Tim SAR Gabungan akan kembali melanjutkan pencarian pada Minggu pagi untuk mencari keberadaan korban.
Laporan: Andi Mahfud








