Hiu Paus Diduga Hamil Terdampar di Wakatobi, Upaya Penyelamatan Tak Berhasil

Gambar: Saat proses penyelamatan berlangsung (Foto: Amran Mustar Ode / SULTRAKINI.COM)

SULTRAKINI.COM: WAKATOBI – Seekor hiu paus sepanjang 9,17 meter ditemukan mati setelah terdampar di Pantai Desa Matahora, Kecamatan Wangi-Wangi Selatan, Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara, Sabtu (19/9/2026) pagi.

Ironisnya, hiu paus yang merupakan satwa dilindungi tersebut sempat ditemukan warga dalam kondisi masih hidup sekitar pukul 06.00 Wita. Namun, upaya penyelamatan gagal karena air laut terus surut sehingga tubuh hiu paus tidak dapat kembali ke perairan dalam.

Kasat Polairud Polres Wakatobi, Iptu Jufri mengatakan, setelah mendapat laporan warga, petugas Balai Taman Nasional Wakatobi, kepolisian, WWF, dan masyarakat langsung berupaya menyelamatkan hiu paus tersebut.

Petugas berusaha mempertahankan kondisi hiu paus dengan menyiram tubuhnya menggunakan air. Namun, kondisi air laut yang masih surut ditambah cuaca panas membuat proses penyelamatan tidak membuahkan hasil.

“Petugas dan warga sudah berupaya menyelamatkan hiu paus ini, tapi air laut masih surut membuat proses penyelamatan tidak berhasil.” Ungkapnya

Petugas dari Balai Taman Nasional Wakatobi yang melakukan pengecekan, mengindikasikan satwa dengan lebar 2,9 meter tersebut dalam kondisi hamil.

Kematian hiu paus ini menjadi perhatian karena selain merupakan satwa yang dilindungi, kondisi fisiknya juga mengindikasikan kemungkinan tengah mengandung.

Hingga Sabtu siang, petugas bersama pihak terkait masih melakukan penanganan terhadap bangkai hiu paus di Pantai Desa Matahora.

Laporan: Amran Mustar Ode