Hugua Sebut Jokowi Pemimpin Sukses Dunia Rengking Kedua di Facebook

  • Bagikan
Deklarasi TKD Jokowi-Ma'ruf Amin Sultra di pelataran Tugu Religi, Eks MTQ Kendari. (Foto : Istimewa).
Deklarasi TKD Jokowi-Ma'ruf Amin Sultra di pelataran Tugu Religi, Eks MTQ Kendari. (Foto : Istimewa).

SULTRAKINI.COM: KENDARI – Sekertaris Tim Kampanye Daerah (TKD) Sulawesi Tenggara (Sultra), Hugua, menyebutkan alasan mengapa masyarakat harus memilih pasangan Jokowi-Ma’ruf pada pemilihan Presiden Republik Indonesia pada Pemilu 201, yakni karena Jokowi merupakan pemimpin rengking dua terbaik di Facebook.

Peringkat itu, kata Hugua, hampir mengalahkan rengking pertama yang saat ini dipegang oleh Perdana Menteri India dari 50 pemimpin dari seluruh dunia.

“Bapak Jokowi, masuk rengking kedua Facebook pemimpin yang sukses versi dunia dari 50 pemimpin seluruh dunia,” ucap Hugua dalam menyampaikan orasinya di acara deklarasi TKD Sultra, Minggu (24/3/2019).

Selain itu, kata Hugua, Jokowi juga masuk peringkat lima besar pemimpin yang paling disegani di seluruh dunia. Bahkan ditangannya pula segudang prestasi telah ditorehkan Jokowi bersama Jusuf Kalla selama memimpin Indonesia.

“Jokowi juga masuk urutan ke 16 pemimpin muslim yang keren di seluruh dunia, kita telah temukan pemimpin yang nasionalis dan agamis, jadi masyarakat Sultra apalagi yang harus didustakan,” ujarnya

Klik gambar diatas untuk melihat jadwal tes

Dari sektor pembangunan juga, urainya, sekitar 60 triliun sudah digelontorkan Jokowi untuk pembangunan infrastruktur. Ditambah lagi tiga kartu yang sudah disiapkan oleh Jokowi mulai dari kartu pintar, kartu sakti dan kartu kesehatan yang akan semakin membantu masyarakat Sultra.

Baca:   Gantikan Masnaeny, Tomo Jabat Wakajati Sultra

“Jokowi juga diakui oleh dunia bahwa dia masuk pemimpin yang bisa menstabilkan harga-harga kebutuhan pokok,” akun Ketua PDIP Sultra itu.

Bahkan ditangannya Jokowi, tambah Hugua, telah sukses menghantarkan perubahan disektor teknologi. Terbukti jumlah kendaraan saat ini dibandingkan dengan sebelumnya semakin meningkat jumlahnya.

“Coba bandingkan jumlah kendaraan saat ini dengan sebelumnya, lebih banyak yang mana, ini semua merupakan prestasi pemimpin kita,” urainya. (Adv).

Laporan: Hasrul Tamrin
Editor: Habiruddin Daeng

  • Bagikan