Hujan Datang, Harga Cabai pun Makin Pedis

  • Bagikan
Seorang petani cabai yang sedang memetik cabai di kebunnya saat panen. (Foto: Jumadil Muslimin UHA/SULTRAKINI.COM)

SULTRAKINI.COM: KENDARI – Berbicara soal Cabai, siapa yang tidak mengenalnya. Salah satu bumbu masakan premier di Indonesia ini, selalu tidak pernah hilang dari atas meja makan.

 

Nah, bagi Anda penggemar makanan pedas, siap-siap gigit jari. Pasalnya, memasuki musim penghujan harga cabai semakin meroket. Hal ini sudah ditetapkan di berbagai pasar tradisional.

 

Di salah satu pasar tradisional yang ramai dikunjungi di Kendari, Pasar Basah Madonga, harga cabai sudah naik. Karena harga dari distributor juga naik. Para pedagang di pasar ini, membeli bahan jualan seperti bumbu masakan sebagian besar dari daerah Makassar.

 

”Kalau hujan jarang ada petani cabai yang mau memetik cabainya, karena cabai itu kalau dipetik saat hujan akan cepat busuk,” ujar Ningsih, salah satu pedagang cabai di Pasar Basah Madonga saat ditemui SULTRAKINI.COM, Jumat (04/03/16).

 

Harga cabai jumbo kini Rp40 ribu per kilogram. Padahal di musim panas harganya cuma kisaran Rp30 ribu hingga Rp35 ribu. Yang paling parah adalah harga cabai rawit, jika di musim panas harganya cuma kisaran Rp30 ribu-an sekilo, kini harganya naik dua kali lipat menjadi Rp60 ribu sekilo. Sedangkan tomat yang selalu menjadi partner sejati cabai, cuman naik Rp1.000 dari dari Rp7 ribu manjadi Rp8 ribu per kilo.(C)

Baca:   Nurrahman Umar: Saya Tidak Punya Program Seratus Hari

 

Editor: Gugus Suryaman

  • Bagikan