Indonesia Seriusi Kerja Sama Teknologi Nano

  • Bagikan
Wakil Ketua DPR, Rachmat Gobel. (Foto: Antara/Sella Panduarsa Gareta)

SULTRAKINI.COM: Indonesia serius mengajak kerja sama berbasis teknologi nano dengan Iran yang dapat dimanfaatkan di berbagai bidang kehidupan, Senin (9 Mei 2022).

Dilansir dari laman Infopublik, Iran merupakan negara ke-4 di dunia penghasil teknologi nano. Untuk itulah delegasi DPR RI dengan dipimpin Wakil Ketua, Rachmat Gobel menseriusi kerja sama tersebut dengan menemui langsung Komite Inovasi Teknologi Nano Iran di Teheran. Mereka melihat perkembangan produk teknologi Nano dalam aspek produk ketahanan pangan, energi, dan industri.

Teknologi nano adalah sebuah ilmu yang mengendalikan zat, material dan sistem dalam skala yang sangat kecil sehingga memiliki fungsi yang baru dan belum ada hingga saat ini.

Pada dasarnya teknologi nano merupakan lompatan teknologi untuk merekayasa benda-benda baru dari benda-benda yang sudah ada.

Rachmat Gobel mengatakan sangat berkesan dengan penjelasan yang dipresentasikan. Semua hal itu merupakan isu-isu yang banyak diperbincangkan di negara. Pihaknya berharap Iran bisa bekerja sama dengan Pemerintah Indonesia dalam hal membangun kesejahteraan umat di muka bumi ini.

“Saya juga berharap Indonesia dan Iran bisa menjalin kerja sama,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Komisi VII DPR RI, Sugeng Suparwoto melihat hadirnya teknologi nano dapat mengurangi persoalan lingkungan hidup dan meningkatkan sumber daya alam ke arah lebih baik.

Baca:   Menteri BUMN Mengangkat Dewan Pengawas dan Direksi Baru AirNav

“Dalam bidang energi, teknologi nano membantu meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi minyak bumi melalui teknologi Enhanced Oil Recovery (EOR) hingga 20 persen. Semoga menjadi solusi di tengah terus menurunnya lifting minyak nasional,” ucapnya. (C)

Laporan: Sitti Apriyani
Editor: Sarini Ido

  • Bagikan