Ingin Berhenti Merokok? Coba 5 Cara Ini

  • Bagikan
Ilustrasi. (Foto: Wa Ode Ria Ika Hasana/SULTRAKINI.COM)

SULTRAKINI.COM: Berhenti merokok menjadi cara terbaik untuk memperbaiki kualitas hidup karena merokok dapat mendatangkan berbagai masalah kesehatan. Selain perokok itu sendiri, orang sekitar yang hanya menghirup asapnya juga dapat terkena masalah kesehatan.

Merokok merupakan penyebab utama penyakit tidak menular, seperti penyakit jantung koroner, stroke, hipertensi, kanker, penyakit paru menahun, gangguan janin, gangguan pernapasan (PPOK, dan asma), impotensi, dan kesuburan.

Kementerian Kesehatan RI merilis hasil survei global penggunaan tembakau pada usia dewasa yang dilaksanakan 2011 dan diulang pada 2021 dengan melibatkan 9.156 responden. Hasilnya ditemukan selama kurun waktu 10 tahun terakhir terjadi peningkatan jumlah perokok dewasa sebanyak 8,8 juta orang, yaitu dari 60,3 juta pada 2011 menjadi 69,1 juta perokok pada 2021.

Dilansir dari berbagai sumber, ada beberapa cara untuk berhenti merokok. Berikut ulasannya.

  1. Hindari faktor yang berkaitan dengan rokok

Cara pertama yang efektif untuk berhenti merokok adalah menghindari faktor-faktor yang berkaitan dengan rokok, seperti mengurangi berkumpul dengan sesama perokok, menghindari korek dan asbak, dan tidak minum minuman beralkohol.

Jika sering merokok setelah makan, Anda bisa mengganti rokok dengan mengonsumsi permen atau cemilan lainnya.

  1. Berolahraga secara teratur

Olahraga mengurangi kecanduan terhadap rokok. Selain dapat membuat tubuh sehat dan bugar, olahraga juga mengurangi keinginan untuk merokok.

  1. Dukungan dari orang terdekat
Baca:   Kawasan Tanpa Rokok Mulai Diterapkan di Mubar

Orang terdekat dapat membantu proses berhenti merokok. Dengan demikian mereka dapat membantu mengingatkan dan memberi dukungan agar selalu diingatkan untuk berhenti merokok.

  1. Mengonsumsi makanan sehat

Makanan sehat seperti sayur dan buah-buahan dapat mengurangi keinginan untuk merokok. Selain itu, makanan sehat dapat memenuhi kebutuhan nutrisi tubuh.

  1. Terapi pengganti nikotin

Untuk terapi pengganti nikotin sebaiknya tanyakan pada dokter. Ada beberapa pilihan di antaranya permen karet, permen pelega tenggorokan, semprotan hidung atau inhaler, dan resep obat pengganti rokok.

Ada beberapa manfaat yang dapat dirasakan saat berhenti merokok, seperti:

Saat Anda berhenti merokok dalam waktu 20 menit tekanan darah, denyut jantung, dan aliran darah tepi membaik. Dalam 1 sampai 5 hari berhenti merokok, nikotin mulai tereliminasi dari tubuh, fungsi pengecapan dan penciuman mulai membaik, sebagian besar metabolit dalam tubuh sudah hilang, fungsi perasa atau pengecap, dan pencium jauh lebih baik.

Dalam hitungan minggu, berhenti merokok membuat saluran napas dan fungsi paru membaik. Sedangkan saat berhenti merokok dalam waktu 10 tahun sampai 15 tahun risiko kanker paru berkurang setengahnya dan semua penyebab mortalitas hingga risiko penyakit jantung koroner menurun pada level yang sama seperti orang yang tidak pernah merokok. (B)

Baca:   Polemik Pameran Industri Rokok WTPM

Laporan: Wa Ode Ria Ika Hasana
Editor: Sarini Ido

  • Bagikan