Ini Bahayanya Minum Air Laut, Dehidrasi Berat Hingga Gagal Ginjal

  • Bagikan
Ilustrasi air laut. (Foto: Sela/SULTRAKINI.COM)

SULTRAKINI.COM: Pernahkah kamu meminum air laut? Situasi yang mungkin tidak sengaja kamu alami itu, ternyata membawa bahaya besar bagi tubuhmu, apalagi hingga tertelan dalam jumlah banyak. Hal itu dikarenakan kadar keasinan air laut empat kali lipat lebih tinggi dibandingkan cairan tubuh.

Kementerian Kelautan dan Perikanan menyatakan, air laut mengandung garam sekitar 3,5 persen. Sedangkan tubuh memerlukan garam tidak sebanyak itu karena bisa membawa dampak buruk bagi tubuh manusia.

Air laut juga dipercaya terkontaminasi bahan kimia yang bersifat racun, seperti merkuri, kadmium, timbal, arsenik, timah, tembaga, nikel, selenium, dan seng.

Air laut beracun bagi tubuh

Air laut beracun bukan berarti mengandung racun berbahaya untuk makhluk hidup, namun lebih pada kandungan garamnya yang tinggi dapat menyebabkan masalah kesehatan bagi tubuh. Saat mengomsumsi air laut, ginjal manusia akan kesulitan membuang kandungan garam agar bisa mengeluarkannya lewat urine, sehingga manusia dianjurkan harus banyak minum air mineral.

Tubuh kita hanya membutuhkan sedikit garam

Manusia hanya membutuhkan sedikit kandungan garam. Darah manusia memiliki salintis 9. Salintis merupakan tingkat garam air laut yang dihitung perseribu. Salintis 9 artinya ada 9 gram garam serta 991 gram air dalam 1.000 gram cairan untuk itu kandungan air jauh lebih banyak dibanding garam.

Baca:   Dua Warga Asal Muna dan Buteng Terkonfirmasi Positif Covid-19 Meninggal di RSUD Palagimata Baubau

Cairan dalam tubuh manusia secara alami mengandung sodium klorida dan garam lain. Itulah mengapa air mata terasa asin. Konsentrasinya sekitar 1/3 dari konsentrasi garam di air laut. Kondisi ini bisa terganggu ketika seseorang terbiasa minum air garam. Memang berkumur dengan air garam kerap direkomendasikan untuk meredakan masalah tenggorokan dan mulut. Meski demikian, tidak untuk dikonsumsi.

Ketika seseorang minum air laut secara berlebihan, gejala yang akan muncul seperti:

  1. Mual
  2. Tubuh terasa lesu
  3. Mulut kering
  4. Penurunan kemampuan berpikir
  5. Kram otot

Masalah kesehatan

Dehidrasi

Minum air laut juga menyebabkan dehidrasi karena air dalam tubuh digunakan untuk membantu mengencerkan kelebihan garam, akibatnya fungsi tubuh dapat terganggu karena kekurangan air.

Gagal ginjal

Saat mengonsumsi air laut, ginjal manusia berfungsi menyaring kelebihan garam maka dari itu ginjal membutuhkan lebih banyak air. Apabila air laut terus dikonsumsi, hal ini dapat menyebabkan kerusakan ginjal.

Kematian

Konsumsi air laut secara terus-menerus dan berlebihan dapat menyebabkan kram otot, mual, serta tekanan darah tinggi. Jika presentase air laut dikonsumsi jauh lebih banyak dibanding air biasa secara perlahan tubuh manusia akan mengalami kegagalan organ, keadaan koma bahkan kematian. (C)

Laporan: Sela
Editor: Sarini Ido

  • Bagikan