Ini Tanda Jika Kamu Mengalami Gangguan Kesuburan

  • Bagikan
Ilustrasi. (Foto: Suara.com)

SULTRAKINI.COM: Memiliki seorang anak pasti diinginkan oleh setiap pasangan. Tetapi beberapa kondisi di dalam tubuh yang menyebabkan gangguan infertilitas atau kesuburan bisa memengaruhi wanita maupun laki-laki. Gejala paling awam adalah kesulitan mendapatkan kehamilan.

Dilansir dari HaiBunda, berikut beberapa gejala menyebabkan gangguan infertilitas pada wanita yang membuat kamu susah hamil.

Siklus menstruasi yang tidak teratur

Rata-rata siklus menstruasi datang setiap 21-35 hari sekali, beberapa lebih lambat atau lebih cepat merupakan siklus yang normal. Namun jika mengalami siklus menstruasi tidak normal secara terus-menerus itu menandakan adanya gangguan ovulasi yang membuat kamu susah hamil.

Submucosal fibroid

Submucosal fibroid adalah tumor jinak dan tidak bersifat kanker yang tumbuh di dalam atau sekitar rahim. Submucosal fibroid berkembang dalam lapisan otot dinding rahim dan dapat berkembang ke rongga rahim. Kondisi ini mampu mengurangi kesuburan meski tidak diketahui apa yang memicu hal tersebut. Kemungkinan fibroid mencegah embrio tertanam di dalam rahim.

Tidak haid sama sekali

Jika kamu tidak pernah haid sama sekali, segera ke dokter untuk penanganan lebih lanjut. Tidak haid bisa menandakan tidak terjadinya ovulasi seperti yang dialami wanita normal pada umumnya. Ovulasi adalah proses pelepasan sel telur dari indung telur (ovarium) ke dalam rahim yang terjadi setiap bulan pada wanita.

Baca:   Manfaat dan Bahaya Ciuman Bibir

Jaringan parut pasca operasi

Kerusakan fisik yang terjadi pada ovarium dapat mengakibatkan gagal ovulasi. Misalnya, operasi invasif dan berulang untuk kista ovarium dapat menyebabkan kerusakan atau munculnya jaringan parut, sehingga ovulasi tidak terjadi. Selain itu, infeksi dapat menimbulkan infertilitas pada perempuan.

Sakit panggul dan menstruasi yang berlebihan

Sangat normal jika wanita mengalami kram selama periode haid. Namun, jika kram dialami sangat sakit dan merasakan ketidaknyamanan selama siklus haid dan saat berhubungan intim, bisa jadi kamu mengalami endometriosis.

Endometriosis merupakan penyakit pada sistem reproduksi wanita. Kondisi ini menyebabkan jaringan dari lapisan dalam dinding rahim tumbuh di luar rongga rahim. Endometriosis terjadi saat jaringan endometrium tumbuh di luar rahim.

Jika seorang wanita mengidap endometriosis, jaringan tersebut juga mengalami proses penebalan dan luruh, yang sama dengan siklus menstruasi. Namun, darah tersebut akhirnya mengendap dan tidak bisa ke luar karena terletak di luar rahim sehingga mengiritasi jaringan di sekitarnya.

Darah haid gelap dan pucat

Warna darah haid normalnya berwarna merah terang saat hari pertama dan cenderung gelap beberapa hari berikutnya. Jika warna darah haid gelap sejak hari pertama bisa jadi tanda endometriosis.

Obesitas atau berat badan berlebih

Baca:   Virus Corona vs Masker

Memiliki berat badan berlebih menimbulkan risiko keguguran. Menurut sejumlah penelitian, obesitas membuat kualitas sel telur mengalami penurunan. Hal inilah membuat risiko terjadinya keguguran makin tinggi. (C)

Laporan: Tian
Editor: Sarini Ido

  • Bagikan