Investor di Sultra Makin Banyak, Kaum Milenial Sekitar 63 Persen

  • Bagikan
Kepala KP BEI Sultra, Ricky. (Foto: Wa Rifin/SULTRAKINI.COM)

SULTRAKINI.COM: KENDARI – Kinerja Pasar Modal di Provinsi Sulawesi Tenggara pada semester I- 2021 terbilang cukup baik, ditunjukkan dengan meningkatnya jumlah investor dan nilai transaksi jual beli saham.

Tercatat jumlah investor meningkat sampai Juni 2021 dengan jumlah 3.756 orang investor saham baru, sehingga total investor saham di Sultra mencapai 9.861 orang.

Kepala Kantor Perwakilan Bursa Efek Indonesia (KP-BEI) Sultra, Ricky, menerangkan penambahan jumlah investor pada semester 1-2021 mencapai 61,5 persen dari total di 2020. Hal ini dinilai minat berinvestasi masyarakat Sultra semakin tinggi di pasar modal Indonesia.

Adapun rata-rata nilai transaksi jual beli saham di Sultra pada 2021 mencapai Rp 189 miliar perbulan dari sebelumnya sekitar Rp 75 miliar perbulan di tahun sebelumnya.

“Ini artinya terjadi kenaikkan sekitar 252 persen dari sisi nilai rata-rata transaksi per bulan,” jelasnya, Selasa (13/7/2021).

Klik gambar diatas untuk melihat jadwal tes

Dari total 9.861 orang investor–terdapat 6.207 orang di antaranya berusia di bawah 30 tahun yang ikut menandakan kesadaran kaum milenial dalam berinvestasi. Kenaikkannya cukup besar sekitar 63 persen dari total investor yang ada.

Literasi Keuangan

Meningkatnya investor di wilayah Sultra ikut didukung BEI Sultra dengan kegiatan literasi keuangan sejak dini dengan menambah galeri investasi di tingkat SMA dan kejuruan.

Baca:   Tujuh Atlet Softball Sultra dapat Tiket Wakili Indonesia di Sea Games

KP BEI Sultra juga melakukan edukasi menyangkut pasar modal secara online di tengah pandemi Covid-19, agar informasi yang diterima masyarakat semakin akurat mengenai hal tersebut.

Bagi masyarakat ingin berinvestasi di pasar modal baik dalam bentuk saham ataupun reksadana cukup melampirkan KTP, buku tabungan, dan dana minimal Rp 100.000 yang langsung menjadi saldo awal rekening saham atau reksadana yang bersangkutan. (C)

Laporan: Wa Rifin
Editor: Sarini Ido

  • Bagikan