Jadi Penanggap Seminar Nasional Peringatan Hakordia, Sulkarnain Paparkan Imbas Pertambang di Kendari

  • Bagikan
Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir saat menjadi penanggap pada seminar nasional peringatan Hakordia (Foto: kendarikota.go.id)

SULTRAKINI.COM: KENDARI – Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir menjadi salah satu penanggap dalam Seminar Nasional Transformasi Perizinan Berbasis Risiko pada Sektor Pertambangan yang digelar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Kantor Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Rabu (1/12/2021).

Seminar berlangsung di Aula Bahteramas Kantor Gubernur Sultra yang dibuka secara resmi oleh Ketua KPK Firli Bahuri, dan dihadiri Gubernur Sultra Ali Mazi, Wakil Gubernur Kalimantan Utara Yansen TP. Wagub Sulawesi Utara Steven O.E Kandou, Wagub Kalimantan Timur Hadi Mulyadi, Sekda Gorontalo.

Wali Kota Kendari, Sulkarnain menyampaikan contoh kasus yang terjadi di Kota Kendari, dimana ada sebuah tambang pasir (Tambang galian C) yang mendukung industri pertambangan namun merusak lingkungan di Kota Kendari, tetapi pemerintah Kota Kendari tidak bisa berbuat banyak karena alasan pengelola mendukung industri nasional.

“Kita tidak bisa memungut apapun terkait pengelolaan tambang itu,” ungkap wali kota.

Sulkarnain Kadir juga mengusulkan agar wilayah yang tidak memiliki kawasan pertambangan dan berada di sekitar tambang mendapatkan insentif khusus dari Pemerintah Pusat.

Seminar ini juga Dihadiri, Wakapolda Sultra, Brigjen Pol Waris Agono, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia atau Kanwil Kemenkumham Sultra.

Laporan: Ririn Alvionita Arfan dan Sita Cahyani
Editor: Hasrul Tamrin

Baca:   Hakordia 2021, KPK dan Pemprov Sultra Gelar Seminar Transformasi Izin Tambang
  • Bagikan