Jambret, Tas Sophie Martin Dibawa Kabur

  • Bagikan
(Kiri) Suami Margareta, Margareta, dan anggota Reskrim Polsek Baruga saat melapor ke Polsek. (Foto: Jumadil Muslimin UHA/SULTRAKINI.COM)

SULTRAKINI.COM: KENDARI – Berhati-hatilah jika berjalan sendirian keluar rumah, apalagi membawa barang berharga. Terutama kaum perempuan yang membawa tas selempang.Jangan sampai mengalami kejadian tak diduga, seperti yang dialami Margereta. Berniat ingin melayat kerabat yang meninggal, ia malah jadi korban penjambretan di Jalan Teporombua Kecamatan Baruga.Kejadian bermula sekitar pukul 07:45 Wita, Selasa (8/3/2016). Saat itu Margareta (42) akan melayat ke rumah kerabatnya di Kecamatan Ranomeeto, Kabupaten Konawe Selatan. Ia berjalan kaki sendirian di sebelah kiri jalan, dengan menggandeng tasnya di sebelah kanan.Tiba-tiba saja sebuah sepeda motor melaju dari belakang dan langsung menjambret tasnya. Saat itu Margareta panik, ia bahkan sama sekali tidak mengingat karakteristik pelaku karena langsung dengan spontan berteriak minta tolong. Warga pun berkumpul, namun tak dapat mengejar pelaku. Margareta lantas melaporkan kejadian ke kantor Polsek Baruga.”Saya tidak ingat seperti apa itu jambret modelnya, masalahnya saya panik. Tapi menurut orang disitu (warga), katanya penjambretnya itu naik motor metik warna merah hitam,” ujar Margareta kepada SULTRAKINI.COM.Akibat kejadian tersebut, Margareta kehilangan tas berwarna hitam bermerek Sophie Martin berisikan HP Samsung, dompet berisi uang sekitar Rp700 ribu, ATM BRI, kartu Jamsostek milik suaminya, 3 Kartu Jaminan Kesehatan, dan KTP.(C)Editor: Gugus Suryaman

loker marketing sultrakini
Baca:   Rantai Motor Putus, Jambret Terbirit-Birit Masuk Sungai Saat Dikejar Polisi
  • Bagikan