Jangan Sepelekan Polusi Udara, Ternyata Bisa Picu Beberapa Penyakit

  • Bagikan
Ilustrasi. (Foto: Antaranews)

SULTRAKINI.COM: Pencemaran udara merupakan salah satu tanda bahwa lingkungan tidak sedang baik-baik saja. Penurunan kualitas udara hingga bertebarannya unsur-unsur berbahaya ke dalam atmosfer akan berpotensi mengganggu kelangsungan hidup manusia. Utamanya mereka yang beraktivitas di luar ruangan.

Polusi udara yang kadang diabaikan sebagian masyarakat justru menyimpan efek buruk jangka panjang. Sebab udara tercemar dan berbahaya akan mempengaruhi kesehatan manusia. Sebut saja, karbon monoksida, nitrogen dioksida, chlorofluorocarbon, sulfur dioksida, hidrokarbon, partikulat, timah, serta unsur berbahaya lainnya yang mengancam kesehatan manusia.

Sejumlah penyakit berpotensi timbul akibat polusi udara sebagai berikut.

Infeksi saluran pernapasan akut (ISPA)

ISPA merupakan infeksi saluran pernapasan yang menimbulkan gejala batuk, pilek disertai dengan demam. Berdasarkan data WHO, hampir empat juta orang meninggal setiap tahun akibat ISPA dan 98 persen disebabkan oleh infeksi saluran pernapasan bawah. Salah satu penyebabnya karena polusi udara.

Asma atau Asthmatic bronchiale

Asma adalah jenis penyakit jangka panjang atau kronis pada saluran pernapasan yang ditandai dengan peradangan dan penyempitan saluran napas. Penyempitan saluran ini menghasilkan gejala asma, seperti sesak napas, batuk, dan sesak dada. Bagi seseorang memiliki penyakit asma, saluran pernapasannya lebih sensitif dibandingkan orang lain yang tidak hidup dengan kondisi ini.

Baca:   Hati-Hati, Ini Bahaya Polusi Udara Bagi Janin di Kandungan

Paru-paru basah atau pneumonia

Paru-paru basah atau pneumonia adalah penyakit akibat infeksi yang memicu inflamasi pada kantong-kantong udara atau pada alveolus di salah satu bagian paru-paru, atau keduanya. Paru-paru basah dapat disebabkan oleh serangan virus, jamur, atau bakteri terhadap sistem pernapasan.

Penyakit tersebut diawali dengan gejala demam, batuk, dan kesulitan bernapas. Tidak hanya orang dewasa yang dapat terserang paru-paru basah, anak-anak, dan lansia dapat mengalaminya.

Bronkopneumonia

Bronkopneumonia ditandai dengan peradangan yang menyerang saluran udara. Oleh karena itu, seseorang mengalami penyakit ini dapat merasa sulit bernapas lega atau sesak napas karena paru-paru mereka tidak mendapatkan suplai udara cukup.

Penyakit ini dapat disebabkan karena tubuh terinfeksi virus, bakteri, atau jamur. Namun dalam banyak kasus, bronkopneumonia paling sering disebabkan oleh infeksi bakteri penyebab bronkopneumonia masuk ke dalam paru-paru melalui udara atau darah.

Serangan jantung

Serangan jantung adalah kondisi medis darurat ketika darah yang menuju ke jantung terhambat. Sebuah penemuan baru mengindikasikan bahwa menghirup udara yang terdiri dari polutan berbahaya dapat menyebabkan aterosklerosis, suatu kondisi kardiovaskular.

Aterosklerosis merupakan penyempitan pembuluh darah yang disebabkan oleh penumpukan plak di dinding pembuluh darah hingga mengentalkan arteri yang membatasi aliran darah, nutrisi, dan oksigen ke seluruh tubuh. Aterosklerosis juga dapat menyebabkan kejadian kardiovaskular yang lebih berbahaya, seperti penyakit jantung koroner atau penyakit arteri perifer, serta serangan jantung atau stroke. (C)

Baca:   Cacar Monyet Masuk dalam Darurat Kesehatan Global, Yuk Kenali Gejala Penularan dan Pencegahannya

Laporan: Sitti Apriyani
Editor: Sarini Ido

  • Bagikan