Jasa Raharja Sultra Beri Kepastian Jaminan Penumpang Kapal Laut

  • Bagikan
Petugas Jasa Raharja Kabupaten Wakatobi, Odri Margiantara Zulkifli, menunjukkan surat perjanjian kerjasama dengan perusahaan pelayaran, (Foto: Ist)
Petugas Jasa Raharja Kabupaten Wakatobi, Odri Margiantara Zulkifli, menunjukkan surat perjanjian kerjasama dengan perusahaan pelayaran, (Foto: Ist)

SULTRAKINI.COM: KENDARI – PT Jasa Raharja Sulawesi Tenggara (Sultra) kembali malakukan kerjasama dengan perusahaan kapal penumpang dalam rangka memberikan kepastian jaminan terhadap para penumpang kapal laut pada beberapa rute penyeberangan di wilayah Sultra.

Giat penandatanganan perjanjian kerjasama Jasa Raharja Sulawesi Tenggara ini dilakukan dengan KM Putri Anggreni 06 dengan rute Raha – Kendari dan PT. Pelayaran Agil Pratama Wakatobi untuk beberapa rute diantaranya rute Wanci – Kendari dan Wanci – Lasalimu, Kabupaten Buton.

Selain itu, Jasa Raharja Sulawesi Tenggara juga menjalin perjanjian kerjasama dengan PT. Belibis Putra dengan rute pelayaran Kabupaten Kolaka (Sulawesi Tenggara) – Siwa (Sulawesi Selatan).

Kepala Jasa Raharja Sultra, Saldhy Putranto S.Kom menjelaskan, perjanjian kerjasama ini dimaksudkan agar masyarakat yang akan bepergian atau menggunakan kapal laut yang terdaftar resmi sebagai penumpang dibuktikan kepemilikan tiket dari loket mendapatkan jaminan sah dari Jasa Raharja ketika sewaktu-waktu terjadi hal yang tidak dikehendaki.

Klik gambar diatas untuk melihat jadwal tes

“Dengan demikian, sehingga penumpang kapal yang sah dapat dijamin oleh Jasa Raharja,” ungkap Saldhy Purwanto, Selasa (10/8/2021).

Selain itu, perjanjian kerjasama ini dilakukan dengan tujuan meningkatkan kedisiplinan masyarakat saat melakukan perjalanan melalui pelayaran laut untuk mematuhi aturan.

Baca:   Jasa Raharja Sultra: Pelayanan Santunan Korban Kecelakaan Kerja Semakin Cepat

Dia juga menegaskan agar masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan (Prokes) yang ketat selama pelayaran, karena saat ini masih dalam situasi pandemi yang belum berakhir.

“Sehingga dengan begitu dapat memutus mata rantai penyebaran Covid-19 lintas kabupaten atau daerah,” tutupnya.

Laporan: Hasrul Tamrin

  • Bagikan