Jelang Sekolah Tatap Muka, Guru di Wakatobi Divaksinasi

  • Bagikan
Kepala Dinas Pendidikan Wakatobi, Aliwangi mengikuti vaksinasi di SDN 1 Pongo, Kecamatan Wangi-wangi. (Foto: Amran Mustar Ode/SULTRAKINI.COM)

SULTRAKINI.COM: WAKATOBI – Sejumlah tenaga pendidik di Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara menjalani vaksinasi Covid-19 menjelang sekolah tatap muka secara terbatas memasuki tahun ajaran baru pada Juli 2021.

Selain tenaga pendidik, pegawai tata usaha di masing-masing sekolah juga akan menjalani vaksinasi.

Kepala Dinas Pendidikan Wakatobi, Aliwangi, mengatakan vaksinasi sesuai dengan kebijakan Pemerintah Pusat agar sebelum pembelajaran tatap muka secara terbatas para tenaga pendidik diwajibkan vaksinasi Covid-19.

“Saat masuk tahun ajaran baru nanti seluruh tenaga pendidik harus selesai divaksin agar tidak terjadi klaster baru penyebaran Covid-19 di lingkungan sekolah,” jelasnya, Senin (3/5/2021).

Menurut Aliwangi, saat ini petugas kesehatan selesai melakukan vaksinasi di beberapa sekolah, namun ia tidak mengetahui jumlah pasti tenaga pendidik maupun pegawai tata usaha yang divaksin.

“Satanya semua di Dinas Kesehatan,” ucapnya.

Vaksinasi ini hanya untuk tenaga pendidik, tidak diberlakukan untuk kalangan peserta didik. Sekolah tatap muka tidak serta merta langsung laksanakan pembelajaran, namun harus seizin orang tua siswa sehingga ia berharap sebelum tahun ajaran baru, para guru segera laksanakan pertemuan dengan orang tua siswa untuk melahirkan satu kesepahaman.

Sebelum diberlakukan sekolah tatap muka, Dikbud akan melakukan pemeriksa kesiapan sekolah dalam penerapan standar protokol kesehatan Covid-19.

Baca:   Pemda Janjikan Penandatanganan Perpres BOP Wakatobi Tak Lewat Tahun

“Harus ada tempat cuci tangan, hand sanitizer, masker untuk para siswa dan guru,” terangnya.

Selain itu, jumlah siswa di dalam kelas akan dibatasi agar terbentuk jarak antarsiswa. “Kalau jumlah siswanya banyak dan tidak memungkinkan untuk masuk dijam yang sama, maka akan diberlakukan masuk pagi dan siang agar tidak menimbulkan kerumunan,” tambahnya. (C)

Laporan: Amran Mustar Ode
Editor: Sarini Ido

  • Bagikan