Jeni Nadiniah Fadillah Wakili Sultra Lomba Lasqi Tingkat Nasional, Pemdes Apresiasi Dukungan PT LAM

  • Bagikan
Jeni Nadiniah Fadillah mewakili Sultra pada Lomba Lasqi Nasional. (Foto: Ist)

SULTRAKINI.COM: KONAWE UTARA – Putri asli asal Kabupaten Konawe Utara (Konut), Jeni Nadiniah Fadillah mewakili Sulawesi Tenggara (Sultra) pada lomba Lembaga Seni Qasidah Indonesia (Lasqi) tingkat nasional yang akan diselenggarakan di Nusa Tenggara Barat (NTB) pada November 2021 ini.

Sebelumnya, putri kelahiran Desa Mowundo tersebut telah mengikuti dan mewakili Sultra di Jakarta pada 2018 dan di Ambon 2019 pada ajang yang sama. Pada tahun ini, ia kembali menjuarai peringkat pertama di lomba Lasqi tingkat Provinsi Sultra dan mewakili Sultra untuk mengikuti lomba tingkat Nasional Lasqi di NTB.

Pendamping sekaligus mewakili pemerintah Desa Mowundo, Naniyatin mengatakan pihaknya tengah mempersiapkan keberangkatan Jeni Nadiniah saat ini.

“Sekarang lagi persiapan pemberangkatan ke NTB perwakilan Sultra kebetulan anak putri Konut asli dari Desa Mowundo mengikuti festival Lasqi mewakili Kabupaten Konut. Alhamdulillah kemarin mendapat peringkat pertama mewakili Sultra,” ungkap Naniyatin, Selasa (9/11/2021).

Lebih lanjut Naniyatin menjelaskan, yang berangkat nantinya peserta satu orang di dampingi pelatih dan pendamping di NTB nantinya.

Dia mengatakan, selaku pendamping dan pemerintah desa memberikan support dan apresiasi berupa dukungan dan doa yang tak henti-hentinya kepada Jeni Nadiniah.

“Saya selalu memberikan support dan motivasi kepada anak itu jangan hanya berhenti sampai disitu terus berkarya demi mengharumkan nama Kabupaten dan provinsi Sultra dan Alhamdulillah dukungan dari pemerintah daerah (Pemda) Konut dalam hal ini Bupati telah merestui,” jelasnya.

Baca:   Mesin Perahu Mati, 3 Nelayan Tarakan Dilaporkan Hilang

Tak lupa pihaknya mengucapkan terimakasih kepada pihak PT Antam dalam hal ini PT Lawu Agung Mining (LAM) yang telah berkontribusi memberikan sumbangsih kepadanya.

“Terimakasih atas kontribusi yang telah diberikan, artinya kami selaku orang tua, pelatih dan pendamping atas bantuan perusahaan sudah bisa berangkat kesana,” imbuhnya.

Naniyatin menjelaskan bantuan yang diberikan PT LAM tersebut melebihi dari perkiraan dan pemikiran, bukan saja hari ini tetapi pihak perusahaan tersebut telah aktif diberbagai kegiatan-kegiatan sosial kemasyarakatan di desa utamanya kegiatan karang taruna.

“Saya sudah tidak bisa berikan kata-kata lagi kepada pihak PT LAM mulai dari sewa tiket, biaya makan, penginapan, semua sudah ditanggung, Ini rasa syukur yang diberikan, dan harapan kami, selaku pemerintah desa kehadiran PT LAM selalu memberdayakan masyarakat disini,” tutupnya.

Editor: Hasrul Tamrin

  • Bagikan