Kadis Pariwisata Buton Keberatan Pelantikan Bertepatan dengan Puncak Festival Budaya Tua

  • Bagikan
Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Buton, La Ode Abdul Zainuddin Napa. (Foto: La Ode Ali/SULTRAKINI.COM)

SULTRAKINI.COM: BUTON – Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Buton, La Ode Abdul Zainuddin Napa menuding Kepala Biro Pemerintahan Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Ali Akbar tak paham tentang kondisi daerah di Sultra khususnya di Buton dengan menunda pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Buton terpilih Samsu Umar Abdul Samiun dan La Bakry (Umar Bakry) pada Pilkada Buton 15 Februari 2017 lalu.

“Dengan menunda pelantikan bupati dan wakil bupati, maka saya anggap Kepala Biro Pemerintahan Sulawesi Tenggara lalai dan tak paham dengan kondisi daerah khususnya di Buton,” katanya kepada sejumlah awak media di ruang kerjanya, Rabu (16/8/2017).

(Baca: Pelantikan Umar Samiun-La Bakry Kembali Dijadwalkan Ulang)

Menurut dia, seharusnya pemerintah provinsi ketika berkoordinasi dengan Kementerian Dalam Negeri tentang jadwal pelantikan, menyampaikan bahwa pada 24 Agustus 2017 bertepatan dengan acara puncak Festival Budaya Tua Buton yang sudah diagendakan setiap tahun oleh Kementerian Pariwisata. Sehingga penjadwalan bisa disesuaikan dengan keadaan lainnya di daerah tersebut.

“Memang pelantikan itu kewenangan Mendagri, tapikan secara teknis sebelum pelantikan dilakukan, pihak provinsi berkoordinasi dengan Mendagri, nah di situ seharusnya disampaikan bahwa 24 itu bertepatan dengan acar puncak Festival Budaya Tua Buton,” terangnya.

Lanjut dia, hal yang dilakukan oleh pihak provinsi tersebut justru akan memecah konsentrasi masyarakat, khususnya Buton sehingga langkah yang dilakukan Ali Akbar akan menimbulkan polemik di tengah-tengah masyarakat. Namun demikian, pelaksanaan Festival Budaya Tua Buton akan tetap berlangsung.

Baca:   Korpri Siap Menjadi Agen Perubahan

“Kan betapa anehnya kalau tidak ada bupati, walaupun mungkin nanti ada pelaksana harian atau pelaksana tugas yang akan hadiri festival, tapikan konsentrasi masyarakat akan terbelah dua,” sesalnya.

Sementara itu, Kepala Biro Pemprov Sultra, Ali Akbar belum bisa dikonfirmasi, awak media ini berulang kali menghubunginya melalui sambungan telepon maupun SMS (Short Message Service).

Laporan: La Ode Ali

  • Bagikan