Kebakaran Dini Hari Gegerkan Warga Poasia, Damkar Bergerak Cepat Cegah Api Meluas

SULTRAKINI.COM: KENDARI – Kebakaran lahan kosong terjadi di Jalan Kijang, Perumnas Lorong 5, Kecamatan Poasia, Kota Kendari, pada Sabtu (1/8/2026) dini hari. Beruntung, api yang diduga berasal dari pembakaran sampah itu berhasil dipadamkan petugas Dinas Pemadam Kebakaran Kota Kendari sebelum meluas ke kawasan permukiman warga.

Laporan kebakaran diterima petugas pada pukul 02.21 Wita dari seorang warga bernama Jemli Ode Lydza. Merespons informasi tersebut, tim pemadam langsung bergerak menuju lokasi pada pukul 02.26 Wita.

Petugas tiba di lokasi sekitar pukul 02.33 Wita. Dengan menggunakan satu unit armada pemadam, proses pemadaman segera dilakukan untuk mencegah api merambat ke area di sekitarnya.

Humas Damkar Kendari, Martoyo Awaluddin, mengatakan objek yang terbakar merupakan lahan kosong milik Laode Muhammad Ikbal. Dugaan sementara, kebakaran dipicu oleh sampah yang terbakar hingga api membesar.

“Setelah menerima laporan dari masyarakat, tim kami langsung menuju lokasi dan melakukan pemadaman agar api tidak meluas ke area sekitar,” ujar Martoyo Awaluddin.

Ia menjelaskan, selain memadamkan api, petugas juga melakukan pemeriksaan menyeluruh di lokasi kejadian guna memastikan tidak ada titik api yang masih tersisa maupun potensi kebakaran susulan.

“Proses penanganan berlangsung dengan aman, tertib, dan sesuai prosedur operasional. Setelah dipastikan kondisi benar-benar aman, petugas kemudian menyelesaikan operasi pemadaman,” katanya.

Dalam peristiwa tersebut tidak ada korban jiwa maupun korban luka. Kebakaran juga berhasil dikendalikan sebelum merembet ke bangunan atau rumah warga di sekitar lokasi.

Operasi pemadaman melibatkan personel Posko Poasia yang dipimpin Danpos Poasia H. Nur Qubqis bersama Danru Posko Poasia Abd Fathir serta pasukan jaga Peleton 1. Armada yang dikerahkan yakni Unit 016 (CSR).

Proses pemadaman dinyatakan selesai pada pukul 03.25 Wita. Damkar Kendari kembali mengimbau masyarakat agar tidak membakar sampah sembarangan karena dapat memicu kebakaran, terutama saat kondisi cuaca cerah dan angin berembus cukup kencang.

Laporan: Andi Mahfud