Kejurda Dragon Boat, Podsi Sultra Seleksi Pedayung Pra PON

  • Bagikan
Suasana pertandingan Kejurda Dragon Boat di Teluk Kendari. (Foto: Muh Yusuf/SULTRAKINI.COM).
Suasana pertandingan Kejurda Dragon Boat di Teluk Kendari. (Foto: Muh Yusuf/SULTRAKINI.COM).

SULTRAKINI.COM: KENDARI – Kejuaraan dragon boat yang berlangsung pada 5-7 November 2019 di area Teluk Kendari, sekaligus menjadi ajang seleksi bagi Persatuan Dayung Seluruh Indonesia (Podsi) Sultra untuk menyeleksi pedayung menuju pra Pekan Olahraga Nasional (PON), Desember 2019 di Cipule, Jawa Barat.

Ketua Podsi Sultra, Abdul Rahman Shaleh, menyampaikan melalui kejuaraan tersebut pihaknya akan memilih atlet-atlet berbakat untuk berlaga pada ajang pra PON Desember 2019 mendatang.

“Setelah kompetisi, pedayung dragon boat yang mewakili Sultra kita jadwalkan untuk latihan terpusat, guna mengasah kelompokan dan kerjasama tim. Kami berharap mereka bisa tampil bagus dan mampu mempertahankan prestasi dan mendapat tiket PON Papua 2020,” ungkapnya, Selasa (5/11/2019).

Dia menjelaskan, ada tujuh kabupaten/kota yang bakal menurunkan para pedayung dalam kompetisi ini. Daerah yang dimaksud adalah Butur, Wakatobi, Muna Barat, Muna, Buton, Baubau dan Kota Kendari.

“Tujuh daerah ini merupakan kabupaten/kota yang aktif dalam pembinaan atlet dragon boat. Sebenarnya, daerah lain juga kami undang namun tidak memiliki atlet karena tidak ada pembinaan yang dilakukan,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Kejurda Dragon, Hartono, menyampaikan bahwa kejuaraan tersebut bertujuan sebagai ajang seleksi dan sekaligus untuk mencari bibit-bibit atlet dayung. Mulai dari atlet yunior maupun senior untuk dipersiapkan mengikuti berbagai event, baik lokal, nasional maupun internasional.

Baca:   Minus Buteng, Persatuan Catur Jadwalkan Kejurprov di Kendari

Klik gambar diatas untuk melihat jadwal tes

“Kami berharap mereka mampu mengharumkan nama daerah dikanca nasional dan internasional,” ujarnya.

Kadiskepora Sultra, Ashar, mengungkapkan bahwa sebagian besar penduduk Sultra bermata pencaharian sebagai nelayan dan pelaut. Potensi tersebut dimanfaatkan pemerintah dan masyarakat untuk mendukung pembinaan olahraga dayung.

“Cabor ini merupakan primadona di Sultra. Hasil pembinaan dayung telah banyak melahirkan atlet-atlet berprestasi baik dikanca nasional dan internasional,” katanya.

Melalui program KONI dan pemerintah daerah senantiasa membina dan menumbuhkan kembangkan prestasi daerah dengan mendukung dalam berbagai event, baik lokal maupun nasional.

“Saat ini pada penyelenggaraan Kejurda Dragon Boat sebagai salah satu sarana untuk menciptakan atlet berbakat baik ditingkat pelajar, yunior dan senior dalam pembinaan masing-masing Pengkab,” tutupnya.

Laporan: Muh Yusuf

Editor: Habiruddin Daeng

  • Bagikan