SULTRAKINI.COM: WAKATOBI – Musim kemarau yang melanda Kabupaten Wakatobi dalam beberapa bulan terakhir terus meningkatkan risiko kebakaran lahan. Pada Jumat (31/7/2026), dua kebakaran lahan terjadi di Kelurahan Wandoka Utara dan Kelurahan Wandoka, Kecamatan Wangi-Wangi.
Kepala Bidang Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Wakatobi, La Ode Muhammad Rahmat, mengatakan laporan pertama diterima dari warga pada pukul 14.31 WITA terkait kebakaran lahan di Kelurahan Wandoka Utara. Personel yang sedang bersiaga langsung menuju lokasi dan tiba pada pukul 14.41 WITA.
Petugas segera melakukan pemadaman untuk mencegah api meluas ke area sekitar. Setelah berjibaku selama lebih dari satu jam, api berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 16.14 WITA.
Namun, belum lama setelah operasi pertama selesai, petugas kembali menerima laporan kebakaran lahan di Kelurahan Wandoka pada pukul 16.21 WITA. Personel kembali diterjunkan ke lokasi dan tiba pada pukul 16.31 WITA. Api akhirnya berhasil dipadamkan pada pukul 18.15 WITA.
Rahmat menjelaskan, respons cepat personel di lapangan dan bantuan warga sekitar berhasil mencegah kebakaran meluas. Hingga saat ini, penyebab kedua kebakaran tersebut masih belum diketahui dan masih dalam penyelidikan.
“Kondisi musim kemarau yang disertai banyaknya rumput alang-alang kering di Pulau Wangi-Wangi membuat lahan sangat mudah terbakar,” ungkapnya.
Sehari sebelumnya, petugas juga menangani kebakaran lahan di Desa Komala dan Desa Waelumu.
Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Wakatobi mengimbau masyarakat agar tidak membakar lahan, sampah, maupun semak belukar selama musim kemarau. Warga juga diminta segera melaporkan jika menemukan tanda-tanda kebakaran agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat dan mencegah api meluas.
Laporan: Amran Mustar Ode






